Waspadai Propaganda Nilai-nilai Liberal Melalui Buku

MuslimahZone.com – Beredarnya buku ‘Why Puberty’ yang diterbitkan oleh Penerbit Elex Media merupakan bukti bahwa paham kebebasan atau liberalisme masih terus berusaha ditanamkan di masyarakat terutama pada remaja melalui dunia pendidikan. Kaum liberal memang tidak ada hentinya untuk terus mempropagandakan pemikirannya.

Walaupun akhirnya buku ini ditarik dari peredaran, namun kita tetap perlu waspada akan munculnya buku-buku yang bertujuan sama, yaitu menanamkan pemahaman yang salah di pemikiran para generasi muda.

Seperti yang kita ketahui, buku ‘Why Puberty’ mengandung pesan kampanye lesbian, gay, dan melegalkan hubungan cinta sesama jenis.

Dalam buku yang dikemas berbentuk komik ini, yaitu dengan percakapan dalam bentuk gambar animasi, tokoh dalam buku mengatakan, “Cinta terhadap seseorang itu tidak bisa dipaksakan. Itu ditentukan oleh hati. Setiap orang punya hak untuk mencintai dan dicintai, dan jika mereka mencintai sesama jenis itu adalah pilihan. Jika boleh memilih, tentu saja mereka ingin memilih mencintai lawan jenis.”

Tentu saja pemahaman yang ditanamkan ini sangat berbahaya. Ini dapat diartikan sebagai pelegalan terhadap sesuatu yang diharamkan dalam agama dan merupakan usaha penyesatan opini tentang pengertian cinta oleh kelompok pembawa paham liberal dari Barat ke Indonesia.

Dalam sejarah Islam, bahkan Allah ta’ala memberi peringatan pada manusia melalui Al Qur’an dengan mengazab penduduk kaum Nabi Luth ‘alaihi salam yang melakukan praktek homoseksual. Lalu bagaimana bisa perilaku seperti ini dipropagandakan secara terang-terangan bahkan melalui sebuah buku yang dijual bebas dan dapat dikonsumsi siapa saja.

Kejadian ini tentunya menjadi pelajaran untuk kita semua. Pertama, bagi generasi muda untuk lebih berhati-hati dalam menerima pemahaman apapun terutama yang berasal dari Barat dan bertentangan dengan ajaran Islam. Untuk itulah pentingnya terus mengkaji pemahaman agama agar terhindar dari pengaruh yang buruk dan bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Kedua, bagi orangtua agar bisa lebih memfilter buku-buku yang akan dibaca oleh anak, apalagi jika anak belum bisa memahami nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh buku yang dibaca. Hendaknya sebelum anak membaca buku, orangtua sudah membacanya terlebih dahulu.

Dan terakhir, merupakan tugas pemerintah agar lebih memantau kembali peredaran informasi apapun melalui media termasuk buku agar tidak merusak pemikiran generasi dengan paham-paham asing yang menyesatkan dan bertentangan dengan ajaran agama juga budaya masyarakat.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk