Wasiat Nabi Untuk Para Pecinta

MuslimahZone.com – Tak lengkap rasanya jika membahas cinta tanpa merujuk kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliaulah sebaik-baik teladan dalam cinta. Beliau adalah orang yang paling sempurna dalam mencintai; kepada dirinya, istri, kelurganya, sahabatnya, umatnya, bahkan kepada orang-orang yang nyata memusuhinya.

Suatu hari, Nabi pernah berwasiat: cintailah sesukamu, tapi ingatlah bahwa kau akan berpisah dengannya.

Inilah wasiat pertama nan mulia itu. Sekilas, wasiat itu bermakna kebebasan dalam melabuhkan biduk cinta. Namun sejatinya, wasiat itu adalah pagar yang amat jelas tentang bagaimana seharusnya seseorang alamatkan cintanya; kepada siapa, bagaimana, berapa kadar dan kualitasnya.

Cinta seseorang kepada siapa pun, amatlah terbatas. Baik ajal yang kelak memisahkan, maupun kadar cinta yang memang akan terkikis seiring berjalannya masa. Siapa pun akan berpisah dengan yang dicintainya.

Maka para pecinta harus sadari ini. Minimal, ia tak akan sakit bagai disayat sembilu ketika ditinggalkan oleh orang yang ia cintai.

Maknanya juga, tak ada cinta yang abadi, selain kecintaan kepada Allah Ta’ala Yang Maha kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. Inilah kecintaan yang tak akan pernah merugi dan mustahil bertepuk sebelah tangan.

Dalam kesempatan yang lain, ketika Umar bin Khaththab mengatakan bahwa ia mencintai Nabi melebihi apa pun selain dirinya, dengan lembut dan tegas Rasulullah menerangkan: Cintailah aku melebihi apa pun, termasuk melebihi cintamu kepada dirimu sendiri.

Itulah wasiat kedua yang harus dihayati para pecinta. Bahwa kecintaan kepada sesama, pasangan hidup, keluarga, tetangga, sahabat, tak boleh melebihi kadar dan kualitas cintanya kepada Rasulullah. Wasiat inilah yang amat dipegang teguh oleh generasi sahabat hingga mereka rela korbankan nyawa demi Nabi yang amat disayanginya itu.

Kaitannya dengan riwayat ini, Allah Ta’ala sudah ingatkan dalam al-Qur’an, jika cinta seorang manusia kepada sesama dan harta, ternak atau perniagaannya melebihi cintanya kepada Allah Ta’ala, Rasul-Nya, dan jihad di jalan-Nya, maka Dia firmankan, “Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.”

Inilah cinta sejati. Ialah rasa cinta yang harus dialamatkan kepada Allah Ta’ala sebagai satu-satunya Rabb, tempat bergantung, dan Penguasa semesta. Alamatkan cinta sesuai titah-Nya sebagaimana dicontohkan oleh Nabi-Nya. Hanya dengan itulah cinta akan berbuah selamat. Selainnya, yakinlah, ia hanya akan memanen nestapa dunia dan sengsara akhirat nan abadi.

Sebagai wasiat akhir, Nabi pernah sampaikan, “Siapa hidupkan sunnahku, maka sungguh dia mencintaiku. Dan siapa cinta kepadaku,” terang sang Nabi, “Maka sungguh, kelak dia bersamaku di dalam surga-Nya.”

(kisahhikmah/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Ustadz Abdul Somad : Mengapa Allah Menyisakan Kaum Yahudi?
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk