Wanita, Pahamilah Kodratmu

MuslimahZone.com – Sebuah obrolan di kendaraan umum antara sopir angkot dan beberapa penumpangnya pun menghangatkan suasana pagi kala itu. Sopir angkot berceloteh, “Kok, yang kerja di pabrik banyaknya perempuan ya.. Kayanya semakin habis saja lowongan kerja untuk laki – laki.”

Seorang penumpang yang duduk di samping pak sopir pun menanggapi.

“Bukan di pabrik saja yang pake tenaga kerja perempuan tapi hampir beberapa jenis pekerjaan didominasi perempuan,seperti arsitek, sopir truk perusahaan, montir, sopir Bus, tukang pecah batu, tukang gali pasir, dll.”

Bak semakin menanggapi perbincangan tersebut, satu di antara penumpang yang duduk di bangku persis belakang sopi angkot pun tak kalah dan ikut nimbrung.

“Eh, kan itu namanya emansipasi. Zaman sekarang itu kan wanita bisa kerja apa aja dari yang ringan sampai yang berat.”

Sopir merasa gerah mendengar mengenai emansipasi. Ia pun berkomentar kembali, “Iya, emansipasi sih emansipasi tapi jadinya perempuan yang bekerja itu kebanyakan melupakan qodratnya, jadi enggan hamil, suami di suruh ngasuh anak, masak dll. Dunia jadinya jungkir balik”.

Dari obrolan tersebut ternyata masyarakat memahami bahwa emansipasi itu adalah penyetaraan kaum perempuan dari segi pekerjaan baik ringan maupun berat. Hal tersebutlah yang mengakibatkan munculnya masalah baru yaitu peralihan fungsi perempuan sebagai istri bertugas mencari nafkah dan suami pengurus rumah tangga.

Namun, tentu ini kasuistik bergantung pada individu tersebut. Jika ditelaah kembali, sebenarnya ini bukan masalah perempuan. Namun, masalah sistem yang harus di perbaiki. Di mana sistem yang ada sekarang memang mendukung perempuan untuk melakukan aktivitas tersebut.

Sebagai contoh tadi sopir angkot dalam obrolannya mengatakan bahwa perempuan banyak kerja di pabrik ya memang karena pabrik hanya membutuhkan tenaga kerja laki–laki dalam posisi tertentu saja dan jumlahnya hanya sedikit. Selain itu pernah kah kita lihat Sales Promotion seorang laki- laki? Mungkin pernah tapi jumlah nya sedikit kebanyakan perempuan yang dibentuk supaya menarik.

Berbicara perempuan bekerja hukumnya mubah artinya boleh. Namun, kita sebaiknya memahami arti perempuan dengan benar. Perempuan itu adalah makhluk Allah ta’ala yang diciptakan sebagai Ummun Warobbatul Bait, yaitu sebagai ibu dan manajer rumah tangga.

Tidak sepatutnya melupakan kodrat keperempuanan kita sebagai seorang istri dan ibu. Jadikan apa yang telah kita raih dan miliki (entah itu karier, materi, pendidikan) tak akan meninggikan kepala kita di depan suami.

Ia juga harus menjadi penunjang keharmonisan dan pelengkap kebahagiaan rumah tangga. Ingatlah Khadijah, seorang wanita saudagar, pedagang yang kaya raya, yang mengabdikan segenap diri dan hartanya demi kepentingan dakwah suaminya, Nabi Muhammad ﷺ. Jua semakin memantapkan peran wanita ibu rumah tangga sebagai sekolah pertama, yang berhasil mendidik 6 anaknya menjadi sholih sholihah. Wallahu a’lam bisshowab.

Oleh: Elis Trusina, S.Si, Staf Administrasi Fakultas Keperawatan Unpad

(fauziya/islampos/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Ustadz Abdul Somad : Mengapa Allah Menyisakan Kaum Yahudi?
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk