Wanita Murtad itu Disambut Meriah di Amerika

MuslimahZone.com – Meriam Yahia Ibrahim Ishag, wanita Sudan yang bulan Juni lalu menghadapi vonis mati karena murtad telah tiba di kota Manchester, Negara Bagian New Hampshire, Kamis malam (31/7/2014) waktu setempat.

Dia tiba bersama suami dan kedua anaknya disambut sekitar 40 para pendukung di Bandara Manchester.

Suami Meriam, Daniel Wani menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) dan para senator New Hampshire yang menyiapkan suaka politik untuk keluarganya.

Anak bungsu mereka, Maya, dilahirkan di penjara pada Mei lalu beberapa saat setelah Meriam dijatuhi hukuman mati karena berpindah ke agama Kristen.

Meriam kemudian dibebaskan berkat tekanan komunitas internasional pada Juni lalu. Setelah mendapatkan suaka, mereka dicekal ke luar negeri.

Mereka pun berlindung di Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibukota Sudan, Khartoum, selama satu bulan lebih sebelum akhirnya terbang ke Roma.

Sebelumnya,  mereka sempat bertemu dengan Paus Fransiskus. Rekaman video yang dirilis Vatikan menunjukkan Paus Fransiskus memberikan Meriam Ibrahim dan keluarganya medali kepausan dan rosario, lansir Associated Press. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan ke Amerika.

Kasus Meriam bermula ketika menikah dengan Daniel Wani pada 2011 di sebuah gereja.

Berdasarkan peraturan perundangan di Sudan, Meriam Ibrahim diajukan ke pengadilan karena murtad keluar agama Islam. Wanita yang berayahkan seorang Muslim dan ibu seorang wanita Ethiopia penganut Kristen Orthodoks itu menikahi pria Kristen Daniel Wani asal Sudan Selatan pada 2011 di gereja.

Pada bulan Mei lalu, pengadilan menjatuhkan vonis mati atas Meriam Ibrahim. Namun, negara-negara Barat berbondong-bondong mengecamnya. Pada bulan Juni pengadilan menyelamatkan leher Meriam Ibrahim dari hukuman mati.

Saat Meriam Ibrahim ditahan untuk kasus pemalsuan dokumen imigrasi, wanita itu keluar dari tahanan dengan membayar uang jaminan, lalu mencoba melarikan diri ke Amerika Serikat. Namun, setelah jejaknya terendus di bandara, wanita itu mencari perlindungan ke Kedutaan Amerika Serikat di Sudan, sebelum akhirnya ditangani diplomat Italia.

(fauziya/hidayatullah/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk