Wanita dan Anak-anak Menjadi Korban Utama Perang di Suriah

Muslimahzone.com – Perang di Suriah terus memakan ratusan korban setiap hari setelah perang selama dua tahun ini, dan bagi mereka itu tidak terbunuh, hal itu mempengaruhi kehidupan mereka. Anak-anak dan perempuan khususnya, menanggung beban perang setelah ribuan dari mereka menjadi anak yatim dan janda.

Menurut Jaringan Pengawas HAM Suriah, perkiraan 40.000 anak kehilangan ayah dan 4.237 anak kehilangan ibu sebagai akibat dari serangan udara setiap hari dan pertempuran bersenjata di seluruh negeri demikian laporan alarabiya.net, Rabu 27 Februari.

“Saya tidak melihat ibu dan ayah dalam waktu yang lama,” kata anak delapan tahun Yasmin dari Hama yang melarikan diri dari negaranya dengan saudara laki-lakinya ke Lebanon.

“Saya masih menunggu mereka untuk membawakan saya dansaudara-saudara saya  roti.”

Yasmin tinggal dengan lima saudara laki-lakinya yang lebih tua di perbatasan Lebanon-Suriah  di mana semua saudaranya berkeliaran di luar kantor perbatasan Lebanon untuk mengemis kepada setiap orang yang lewat untuk meminta uang.

“Saudara-saudara saya dan saya belum melihat orang tua kami selama lebih dari lima bulan dan kami tidak bisa menemukan  mereka setelah kami meminta tetangga kami untuk membantu kami mencari mereka,” kata Shareef 25 tahun, saudara tertua Yasmin.

Lebih dari 17.000 istri menjadi janda selama perang Suriah yang berlangsung hampir dua tahun.  15.000 lainnya hidup tanpa kejelasan di mana pasangan mereka berada.

“Saya harus melakukan peran seorang ayah dan ibu, mengesampingkan emosional untuk menjamin kehidupan bagi anak-anak saya,” kata Alia, seorang ibu dari dua remaja.

Alia melarikan diri dari pertempuran di Aleppo pada bulan November dan bermigrasi ke ibukota Damaskus, di mana dia pikir itu adalah tempat yang lebih aman untuk membesarkan dua putrinya setelah ayah mereka ditembak dalam perjalanan untuk bekerja tahun lalu.

“Saya bekerja sebagai juru masak, pelayan, dan kadang-kadang babysitter kepada orang-orang di sekitar kota untuk memberikan makanan pada anak-anakku.”

Statistik menunjukkan lebih dari 60.000 warga Suriah masih hilang sejak kekacauan politik yang berubah menjadi perang di negara itu pada tahun 2011. []

sumber: Muslimdaily

(esqiel/muslimahzone.com)

Komentar Anda

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk