Wahai wanita yang diperdaya, sadarlah!

Muslimahzone.com – Perdana Menteri Inggris Nyonya Margareth Tatcher dalam wawancaranya dengan salah satu stasiun televisi mengatakan bahwa sesungguhnya sudah saatnya sekarang ini pemerintah ikut campur dalam menangani nasib bayi-bayi yang dilahirkan akibat hubungan tidak resmi antara laki-laki dan perempuan.

Hasil statistik menunjukkan bahwa 25% para bayi tersebut akan mendapatkan fasilitas yang cukup memadai bila hubungan antara kedua orang tuanya tetap berlangsung. Akan tetapi, kebanyakan kasusnya berakhir dengan hubungan yang berantakan antara keduanya, sehingga sang ibu sendirilah yang terpaksa harus memelihara bayinya tanpa ada dukungan moral maupun material dari pihak ayah si bayi.

Oleh karena itulah, Perdana Menteri Tatcher, sebagaimana yang dikutip oleh harian Asy-Syarqul Ausath (Middle East), menjelaskan bahwa pihak pemerintah akan mengambil beberapa langkah untuk menekan para ayah agar mau ikut memikul bagian dari tanggung jawabnya terhadap nasib anak-anak mereka hasil hubungan tidak resminya.

Hasil statistik menunjukkan bahwa dalam tenggang waktu antara tahun 1979 hingga tahun 1987 bilangan kaum pria dan kaum wanita yang terlibat dalam hubungan tidak resmi ini melonjak drastis hingga jumlahnya mencapai tiga kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Dari kedua jenis yang melakukan hidup kumpul kebo tanpa pernikahan ini terdapat 2 juta orang dan dari hasil kumpul kebo atau hubungan tidak resmi tersebut, terlahirkan 400.000 bayi tidak resmi.

Jumlah yang mengejutkan ini mendorongng pihak yang berkompeten untuk meninjau kembali peraturan yang mengatur hubungan antar manusia, sebagaimana kondisi ini mendesak sang perdana menteri untuk mengeluarkan keterangannya sebagai berikut: “Kondisi yang mengecewakan ini merupakan kesinambungan dari fenomena kehidupan sosial yang menyimpang, dimulai sejak tahun 60an seiring dengan merebaknya kebebasan sex berakibat terhalangnya ribuan bayi yang terlahirkan dari hubungan tidak resmi untuk mendapatkan kehidupannya secara normal.”

Margareth Tatcher

Selanjutnya, Tatcher menutup pembicaraannya dengan mengatakan bahwa sudah menjadi hak bayi untuk hidup diantara kedua orangtuanya dan dalam lingkungan sosial yang resmi lagi permanen.

Tidak diragukan lagi bahwa pembicaraan perdana menteri ini merupakan kilas balik melawan arus kuat yang ada dalam tubuh masyarakat Britania. Melaluinya ia menyerukan kepada sesamanya untuk kembali kepada ahlaq dan norma-norma serta menghormati ikatan pernikahan sebagai ikatan suci yang mengarah untuk membangun keluarga dan bukan sebagai kesempatan untuk meraih kesenangan sementara yang bebas dari tanggung jawab.

sumber: Risalah Mukminah

(MZ)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk