Tugas Guru Bukan Hanya Mentransfer Ilmu, Tapi Mengajarkan Keteladanan

MuslimahZone.com – Wacana tentang kebangkitan peradaban Islam tak lepas dari sejauh mana kualitas pendidikan dan budaya ilmu yang dibangun.

Sebab agama Islam memandang pendidikan lebih dari sekedar mencetak manusia pintar secara nalar dan nilai akademik saja. Tapi mestinya pendidikan juga sanggup melahirkan pribadi yang baik dan beradab terpuji.

Demikian diungkap oleh Dr Adian Husaini kepada mahasiswa Pasca Sarjana  Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, belum lama ini.

Menurut Adian, hilangnya adab (the loss of adab) dalam proses pendidikan adalah bencana bagi peradaban Islam. Sebab adab menjadi pilar pokok dalam mengurai berbagai persoalan di tubuh umat. Dengan adab, manusia bisa menyadari posisinya di hadapan Sang Khaliq sebagai seorang hamba yang hina. Sebagaimana dengan mengedepankan adab, manusia juga mampu saling menghormati sesamanya.

“Kurang apa keluasan ilmu Imam al-Bukhari dan Muslim serta para ulama hadits, tapi mereka tetap saja menaruh hormat yang tinggi kepada Imam Asy-Syafi’i dan ulama madzhab lainnya,” terang Adian

Namun hadirnya paham pemikiran sekularisasi pendidikan, boleh dikata telah merusak budaya dan otoritas ilmu tersebut.

Tak sedikit manusia menjadi angkuh hanya gara-gara merasa sudah hebat dengan ilmu dan gelar akademiknya.

Dengan ilmu dan kecanggihan teknologi yang dipunyai, yang terjadi justru teror dan intimidasi kepada yang lain.

“Alih-alih menebar manfaat buat lingkungannya, bahkan ia berani sombong di hadapan Tuhannya,” sebut Adian.

Untuk itu Adian mengingatkan para guru di seluruh jenjang pendidikan agar benar-benar memerankan sebagai sosok pendidik yang benar. Dengan adanya sekularisasi kurikulum pendidikan, dikhawatirkan sebagian guru mulai terpapar dengan virus pemikiran tersebut.

“Jika orientasinya mulai bergeser, bisa jadi ada guru yang hanya berfungsi sebagai transfer of knowledge saja,” ungkapnya.

Guru bertipe demikian,  biasanya tak lagi peduli dengan urusan akhlak peserta didik. Mereka hanya datang mengajar dan mentransfer ilmunya saja tanpa punya keteladanan lagi.

Pekerjaan mulia sebagai seorang guru selain tanggung jawab yang begitu berat, adalah amanah menjadi telaga tempat berkaca akan kualitas pendidikan dan masyarakat.

“Pendidikan itu jadi cermin dan tolak ukur kualitas masyarakat. Sebagaimana pendidikan itu bertumpu kepada kualitas dan keteladan para guru,” pungkasnya.

Masykur Abu Jaulah

Sumber: hidayatullah.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk