Tugas Berat Seorang Suami

MuslimahZone.com – Suami adalah pemimpin bagi diri, istri-istri, dan anak-anaknya. Kelak di akhirat, seorang suami akan dimintai pertanggungjawaban terkait amanah berat yang telah diambilnya itu. Apakah ia berhasil mendidik anak dan istri-istrinya hingga semakin dekat dengan Allah Ta’ala? Atau sebaliknya.

Maka menjadi suami adalah pilihan yang berat. Karenanya, harus dijalani dengan sebaik mungkin, sungguh-sungguh, berilmu dengan benar, dan komitmen untuk senantiasa menjalankan apa yang telah Allah Ta’ala perintahkan melalui al-Qur’an dan sunnah Nabi-Nya yang mulia.

Tugas utamanya adalah menjamin keselamatan seluruh anggota keluarganya; agar tak ada satu pun di antara mereka yang mencicipi atau dijebloskan ke dalam siksa neraka yang menyala apinya. Berat. Sungguh. Sebab menjamin diri sendiri saja tak mudah, apalagi menjamin orang lain?

Di antara jalan yang bisa ditempuh, adalah menghindari, menjauhi, dan membuang jauh-jauh maksiat dari dalam rumah yang menjadi madrasah pertama bagi anggota keluarganya. Seorang suami harus benar-benar peka terhadap jenis-jenis maksiat, kemudian menganulirnya tatkala mulai masuk ke dalam rumah, perlahan atau terang-terangan.

Maksiat adalah pangkal celaka. Inilah faktor utama yang menjadikan sebuah rumah gersang dari ketenangan, kekeringan keluarga dari makna cinta, juga kehambaran interaksi antara individu-individu yang bertemu dalam tiap jenak, setiap hari, di sepanjang usia kehidupan. Selain menjauhkan pelakunya dari Allah Ta’ala dan menabung dosa, maksiat juga bisa menjadi sumber utama keributan di dalam rumah tangga.

Maksiat bukan hanya terkait dosa besar selayak syirik, sihir, zina, dan sejenisnya; tetapi juga hal-hal yang nampak remeh berupa meninggalkan sunnah-sunnah keseharian yang dicontohkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Karena itu, bentuknya bisa berupa; seberapa bersegeranya anggota keluarga laki-laki dalam mendatangi masjid saat adzan berkumandang dan anggota keluarga wanita dalam mendirikan shalat tepat waktu sesaat setelah masuk waktunya?

Yang lainnya, misalnya, bagaimanakah yang terjadi di dalam keluarga  dalam membiasakan sunnah salam, mendoakan yang bersin setelah memuji nama Allah Ta’ala, saling mengingatkan dan memotivasi dalam kebaikan, pun seberapa baik dan lembut antar masing-masing anggota kepada anggota keluarga lainnya.

Prosesnya pun sangat panjang, selain jumlahnya yang amat melimpah. Karenanya, seorang suami harus memiliki komitmen untuk memulai dari dirinya sendiri, kemudian mengupayakan yang terbaik kepada keluarganya, dengan cara yang baik pula.

Dan, sembari menjalankan semua jenis ikhtiar-ikhtiar itu, yang terpenting adalah meminta kepada Allah Ta’ala. Sebab hanya dengan Pertolongan-Nyalah seorang suami dan keluarganya bisa menghindari dan jauh dari maksiat.

Sumber: dakwahmedia.net

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk