Tips Agar Anak Tak Berkata Kasar dan Jorok

Muslimahzone.com – Sebagai seorang ibu atau calon ibu, kita tentunya mengharapkan anak yang sholeh, sopan, dan manis kan? Apa jadinya jika anak kita kasar, jorok, dan sulit diatur? Wah, pening kepala rasanya.

Bagaimana cara menjaga anak tetap polos dan berkata sesuai usianya? Syukur-syukur dia bisa menghindari kata kasar dan jorok seumur hidupnya.

  1.   Jaga kata-kata kita

Hal pertama yang harus kita lakukan ialah menjaga kata-kata yang diucapkan. Sebagai orang tua, kitalah figur pertama yang mereka tiru. Jika kita terbiasa menjaga perkataan, anak akan merasa malu dan lebih mudah diarahkan saat mereka mulai berbicara kotor atau jorok.

  1.   Hindari bergosip

Kebiasaan bergosip yang dilakukan orang tua bisa melekat pada anak dan membuatnya meniru kebiasaan ini. Biasakan untuk tidak membicarakan keburukan orang lain di depan anak kita sehingga dia pun terbiasa mengungkapkan hal-hal baik yang dilakukan orang padanya.

  1.   Buat kesepakatan

Sedari kecil buat kesepakatan dengan anak. Apa konsekuensi yang akan dia terima ketika bicara jorok atau kasar. Misalnya, mulutnya akan ditepuk setiap kali bicara kasar.

  1.   Buat batasan

Beri batasan ketika anak mulai mengucapkan kata-kata kasar atau jorok. Jika ini sudah terlanjur, berikan larangan tegas saat anak mulai mengucapkan kata-kata tidak baik ini. Beri penjelasan dan pengertian pada si kecil, kata apa saja yang boleh dia gunakan saat berbicara dengan orang lain.

  1.   Ajarkan rasa hormat

Tanyakan pada si kecil, apakah dia nyaman saat orang lain memanggilnya dengan sebutan buruk? Jika jawabannya ya, beri penjelasan logis jika dia pun tidak boleh mengucapkan kata-kata jorok atau kasar pada orang lain.

  1.   Berikan perhatian secukupnya

Kesibukan orang tua bisa menjadi penyebab anak terbiasa mengucapkan kata-kata kasar. Sebelum ini terjadi, berikan perhatian pada si kecil secukupnya. Hal ini akan mengurangi kemungkinan anak mencari figur lain di luar rumah selain kita.

  1.   Biasakan memanggil orang dengan baik

Masyarakat kita terbiasa memanggil orang dengan sebutan buruk yang berhubungan dengan fisik, entah itu gendut, pendek, atau hitam. Hati-hati, ini bisa jadi awal anak untuk meniru perkataan kita. Biasakan memanggil orang lain dengan baik tanpa menambahkan embel-embel olokan yang buruk dan membuat rendah diri.

(ummi-online/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk