Theresa Corbin: Islam Memberikan Kenyamanan pada Perempuan

MuslimahZone.com – Perempuan cerdas ini selalu mempertanyakan hal-hal yang dirasanya tak masuk akal. Termasuk, tentang agamanya.

Theresa Corbin dilahirkan dari seorang ibu yang menjadi penganut Katolik taat serta ayahnya yang merupakan dokter hewan, tapi selalu menghabiskan waktu untuk mabuk-mabukan.

Sejak kecil, ia selalu menaruh minat yang berbeda dengan teman-temannya. Ketika anak seumurannya menghabiskan banyak waktu untuk bermain boneka barbie, ia justru banyak membaca buku. Buku yang banyak dibacanya termasuk buku agama karena ia bersekolah di sekolah Katolik.

Ia masih ingat dengan jelas. Saat itu, ia berusia 15 tahun dan sedang diberikan hukuman, kemudian ia merenung dan mempertanyakan tentang sifat sejati Yesus. Ia berlutut di bangku gereja setelah misa. Kemudian, pikiran yang mengusiknya mulai muncul.

Waktu-waktu selanjutnya dihabiskannya untuk banyak mencari informasi pada kebenaran agamanya, juga melakukan diskusi dengan teman sekamarnya saat duduk di bangku kuliah.

Dua orang muda ini sama-sama kritis dan selalu mempertanyakan apa yang mereka percaya selama ini.
Teman sekamarnya kemudian menemukan sebuah kesimpulan dari semua diskusi yang telah mereka berdua lakukan.

Dari semua nabi sebelum Muhammad, mereka datang dengan pesan yang sama, yaitu untuk membimbing umat manusia kembali pada kebenaran.

Nabi Muhammad datang sebagai nabi yang terakhir untuk menyempurnakan semua pesan tersebut. “Hingga sekarang, pesan tersebut masih bisa kita verifikasi kebenarannya dalam Alquran yang tidak pernah berubah isinya dari zaman dulu hingga sekarang,” katanya.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, temannya kemudian yakin dan masuk Islam. Corbin belum. Ia masih belum mantap untuk masuk Islam kala itu dan justru bersikap sinis pada temannya yang telah masuk Islam dan memakai jilbab. Corbin justru condong kepada keyakinan Yahudi.

Suatu saat, ia mengajukan pertanyaan kepada temannya tersebut, mengapa ia memakai jilbab? Temannya pun menjawab dengan kalimat yang sederhana.

“Ini menandakan saya adalah seorang wanita yang harus dihormati dan tidak dilecehkan. Saya bisa melindungi diri dari pandangan nafsu laki-laki. Saya bisa membuka aurat saya kepada laki-laki yang saya pilih nanti,” ujarnya.

(esqiel/RoL/muslimahzone.com)

Komentar Anda

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk