Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme

Muslimahzone.com – Pemberitaan seputar tepuk anak sholeh yang dianggap intoleran kembali memunculkan kritik dari masyarakat. Pasalnya, tepuk yang sudah lama digunakan di PAUD -PAUD ini bertujuan memupuk rasa cinta anak kepada agama Islam.

Pemerintah kerap mengaitkan ajaran yang bernuansa Islam dengan radikalisme yang tidak berdasar.

Salah satu kritik muncul dari Yanti Tanjung, pemerhati pendidikan sekaligus penulis buku bertema parenting. Berikut tulisnya:

BENIH RADIKALISME DIMULAI DARI  PAUD?

Tepuk anak shaleh itu dulu bagian dari penyemangat anak-anak TKA yang dikelola BKPRMI dalam belajar, intinya menjadi anak shaleh adalah tujuan belajar…

Disitu ada identitas aku anak shaleh, rajin shalat, rajin ngaji, cinta islam, hormat orang tua dan kalimah syahadat. Sungguh kaliamah-kalimah yang memotivasi aqidah…

Dulu teksnya tidak seperti yang diliput di media, bagian akhir itu sejatinya tidak ada, walau tidak salah juga kalau diadakan…

Sejatinya rata-rata PAUD tidak pernah mencantumkan teks bagian akhir Islam Islam Yes, kafir kafir no…mungkin itu tambahan entah dari mana.

Yang ada bagian akhir dari tepuk itu adalah kalimat Islam Jaya Yess!

Mungkin karena suasananya sekarang musim Islam radikal, intoleran, maka semua pemahaman islam hari ini dipantau sejak usia dini, bahkan musimnya terorisme.

Masih ingatkan berita yang mengatakan bahwa paham radikalisme dan terorisme sudah ditanamkan sejak usia PAUD, maka kita diminta waspada.

PAUD hari ini dalam pantauan penyandang dana, maka wajar dalam observasinya  menemukan tepuk itu di lapangan dan menganggap intoleran, sebagai benih radikalisme.

PAUD di Indonesia didanai Bank Dunia, walau dalam bentuk hibah dananya mengikat dan mereka dapatkan seluruh data anak usia dini se Indonesia. Tidak ada makan siang gratis ( No free Lunch ).

Seluruh master plan, Diklat Pelatih, Tutor dan Guru, Alat Permainan Edukatif didanai dari situ, semua dalam arahan dan melenakan.

Kalau tohpun ada yang mencoba mensinergikan Islam dengan programnya hanyalah polesan belaka tidak masuk pada inti pendidikan Islam, apalagi membentuk kepribadian Islam.

Secara konsep PAUD hari ini sudah mulai sekuler, jadi sekulerisasi sejak dini, pantas saja tepuk anak shaleh itu jadi masalah..

Atau bisa jadi pencegahan radikalisasi sejak dini, bahasa halusnya mencegah intoleran sejak dini…

Basis aqidah yang seharusnya ditancapkan kokoh sejak dini JUSTRU DIANGGAP RADIKAL, jadi maunya apa?.

Hari ini cara pandang kita dalam mendidik anak usia dini banyak yang keliru, PAUD seolah-olah diwajibkan untuk mengoptimalkan masa golden age. Padahal pendidikan di negara sekuler sudah banyak virusnya sehingga membuat ananda terinveksi,  semakin jauh dari tujuan pendidikan yang sebenarnya. 

Terkadang masa yang seharusnya anak dapatkan seluruh kebutuhannya secara fithrah, malah merusak  fithrah anak, menjauhkan anak dengan ayah bunda, menitipkan tanpa tanggung jawab.

Sejatinya anak usia dini itu dididik di dalam inti bumi, yaitu di rumahnya yang bisa menempa ananda dalam proses sesungguhnya dalam stimulasi dini kepribadiannya.

Wallahu a’lam bishshowab

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk