Sempurnakan Hijabmu, Sempurnakan Ketaatanmu

MuslimahZone.com – Larangan kerudung panjang oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, tentu saja membuat gerah kaum Muslim terutama Muslimah yang telah memahami bagaimana penggunaan hijab syar’i. Bagaimana tidak, pembatasan penggunaan kerudung yang hanya boleh menutupi leher telah jelas bertentangan dengan ayat Allah,

Katakanlah kepada para wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) …” (TQS An Nuur: 31)

Ini tentunya juga menambah keyakinan kita bahwa virus sekulerisme-liberalisme semakin digencarkan saja bahkan melalui aturan negara. Ini adalah satu bentuk diskriminasi dan penekanan terhadap syari’at Islam.

Di Indonesia, negeri dengan dominasi warga Muslim, ternyata pemerintah tidak pro dengan agama yang dianut oleh sebagian besar rakyatnya. Bahkan para petinggi negara yang juga statusnya Muslim justru lebih legowo menerima mereka yang tidak menutup aurat dibandingkan Muslimah yang taat.

Kerudung lebar, bagi mereka yang belum memahami tentang konsep hijab syar’i mungkin akan menganggapnya aneh, berlebihan atau bahkan menyeramkan. Tidak jarang pula yang mengkaitkannya dengan faham atau aliran tertentu dalam Islam. Padahal ajaran Islam tentang kewajiban menutup aurat hanya satu, sama, diterapkan sejak masa Rasulullah saw hingga kini. Tidak ada yang berubah dan tidak terikat dengan faham atau aliran tertentu.

Simaklah sebuah percakapan berikut antara muslimah yang tidak menutup aurat dan muslimah yang telah menyempurnakan hijabnya,

A : Mbak ikut Islam aliran apa ya?

B : Saya Islam aja. Nggak pake aliran-aliran

A : Maksud saya Islamnya yg mana gitu mbak, kan kerudungnya lebar gitu?

B : Ndak kok mbak, saya ndak ikut golongan macem-macem, saya cuma ikut anjuran Islam aja.

A : Iya, maksud saya Islamnya ikut golongan apa gitu, kan biasanya kalo kerudung gede ikut golongan ini-itu?

B : Kalo mbaknya ikut golongan apa ya kok nggak pake kerudung?

A : …………….’

Atau simak pula versi lainnya,

A: Mbaknya aliran apa sih mbak kok pakai kerudung gede banget?

Y: Saya Islam tanpa embel-embel mbak.

A: Iya saya tau Islam. Tapi Islam apa?

Y: Ya Islam saja mbak.

A: Maksud saya Islam yang seperti apa? Aliran apa?

Y: Nggak ada alirannya mbak.

A: Bukan, kan kerudung mbak gede banget, itu Islam aliran apa gitu loh mbak?

Y: Saya tanya balik. Mbaknya Islam kan?

A: Iya saya islam.

Y: Mbaknya aliran apa kok nggak pakai kerudung???

A: ……….

Atau ada pula versi ini:

Cewek sexy: Mbak,, pake jilbabnya gede banget sih kayak karung.. Terus muslimah kok jorok ya gamis nya jadi buat nyapu tanah gitu emang ga takut kotor..??

Muslimah: Alhamdulillah ga papa, jilbab saya kaya karung yang penting Allah Ridho pada saya. Nah sekarang saya mau tanya? Mba kok baju anak bayi di pake-pake sih, tuh kan Auratnya jadi kemana-mana

Cewek sexy : #*..????

(Catatan: panjang pakaian wanita sampai menyentuh tanah atau hampir menyentuh tanah jika sudah memakai sepatu dan kaos kaki tertutup, sehingga seluruh aurat tertutup sempurna merupakan sunnah meskipun bagian bawah pakaian menjadi mudah kotor, dan memiliki dalil-dalil dari hadits nabi, pembahasannya insyaAllah di lain kesempatan)

Nah Muslimah, jangan takut dengan cibiran dari orang lain yang mungkin memang belum memahami tentang kewajiban menutup aurat yang diperintahkan Allah SWT.

Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Ahzab : 59)

Sempurnakanlah hijab kita, sempurnakanlah ketaatan kita, insyaAllah ridho Allah ta’ala akan mengantarkan kita pada Syurga-Nya. Aamiin…

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk