Mendidik Anak di 7 Tahun Ketiga: Selamat Datang Wahai Sang Wazir!

MuslimahZone.com – Memasuki usia 7 tahun ketiga anak-anak kita kini akan bermetamorfosa kembali, kemarin ia berstatus PEMBANTU yang TAAT pada tuannya dalam mengikuti pendidikan dan bimbingan. Menginjak 7 tahun ketiganya ia kembali naik status, menjadi seorang WAZIR.

Apa itu WAZIR? Dalam Orangtuanya Manusia, Bapak Munif Chatib menjelaskan bahwa WAZIR sebenarnya semacam menteri yang merangkap penasihat. Maka, sebagaimana dalam sebuah riwayat, WAZIR kita ini memiliki ruang lingkup bermusyawarah dan bersama-sama dengan orangtua menyelesaikan tugas-tugas keluarga.

Masa WAZIR ini dimulai dengan apa yang biasa disebut masa remaja. Banyak yang menyatakan bahwa pada masa ini seorang anak akan mengalami masa pencarian jati diri. Dan masa remaja ini –yang sebenarnya sudah dimulai sejak periode 7 tahun kedua akhir- disebutkan sebagai masa-masa rawan pergolakan. Anak remaja sering kali menjadi penentang nomor wahid peraturan orangtuanya. Mereka cenderung kritis dan mengisolir diri dari orangtua, tak ingin bergantung pada orangtuanya. Mereka ingin diakui sebagai orang dewasa yang mampu mengatasi problemnya sendiri.

Secara psikologis, ketika anak menginjak masa puber, memang terjadi perubahan emosi dalam diri anak. Emosi menjadi tidak stabil, mudah marah, mudah senang dan sedih. Pada masa ini pula ketertarikan kepada lawan jenis akan lebih kentara terlihat.

Masa-masa rawan ini sebetulnya tidak akan sebegitu mengganggu jika masa 7 tahun kedua orangtua berhasil menanamkan keyakinan, tujuan hidup, adab-adab,  serta komitmen dan persepsi tentang tanggung jawab yang kuat. Justru masa 7 tahun ketiga bisa dikatakan sebagai masa orangtua mulai melihat hasil dari jerih payahnya mendidik anak. Ia akan menjadi WAZIR yang kuat arahan hidupnya dan tidak mudah terpengaruh rayuan buruk lingkungan. Ia menjadi WAZIR yang secara alami akan menjadi tempat bergantung orangtuanya ketika orangtua mulai memasuki usia senja. Karena masa 7 tahun ketiga adalah masa terbaik seorang manusia untuk menunjukkan eksistensi dan nilai manfaat dirinya dalam keluarga dan masyarakat.

Dalam sejarah peradaban Islam, kita banyak sekali melihat figur-figur teladan umat yang mencapai kegemilangan di usia 7 tahun ketiganya. Usamah bin Zaid ditunjuk oleh Rasulullah Saw. menjadi panglima perang ketika usianya baru berkisar 16 tahun. Zaid bin Tsabit menjadi sekretaris pribadi Rasullah Saw. yang mengerti berbagai bahasa asing di usia 14 tahun. Kemudian ada Imam Syafi’i yang sudah didengar kata-katanya sebagai fatwa yang otoritatif saat usianya baru 16 tahun. Masya Allah.

Semoga kelak, anak-anak kita pun dapat mencapai masa WAZIRnya dengan penuh manfaat, bagi agamanya, ayah-bundanya, juga bagi umat ini. Aamiin

(esqiel/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk