Saat Mendapatkan Suami yang Sholeh, Apakah Bisa Membawa Kita ke Surga?

MuslimahZone.com – Memiliki suami yang sholeh tentu menjadi dambaan setiap istri manapun, karena dengan sholehnya seorang suami, kita berharap jalan menuju surga akan terbentang luas, dimana kemudahan-kemudahan menuju jalan surga seolah akan dengan mudahnya difasilitasi oleh suami kita karena kesholehannya.

Benarkah begitu? mari kita bandingkan dengan istri di luar sana, dimana salah satu ujian hidupnya adalah diamanahkan oleh Allah seorang suami yang salah, namun dia ikhlas sehingga mampu membuat sajadahnya selalu basah oleh airmata taubat saat kesalahan-kesalahan suaminya seakan hampir meremukkan dirinya, dan akhirnya membuat dirinya begitu bergantung pada Allah dan cintanya pada Allah menjadi semakin besar.

Lalu bandingkan lagi dengan diri kita yang sudah diberi anugerah suami sholeh, sudah seberapa seringkah sajadah kita basah oleh airmata taubat? Sudah seberapa dalamkah rasa cinta kita pada Allah karena rasa syukur kita atas berkah suami sholeh disisi kita? Jangan-jangan kesholehan suami kita membuat kita berat mencintai Allah, dan kesholehan suami kita juga yang membuat kita jarang membasahi sajadah kita dengan airmata taubat.

Dan bisa jadi hanya rasa sombong yang bersemayam di hati akibat kesholehan suami. Seolah karena kehebatan kita lah, maka kita layak memiliki suami yang sholeh, lalu gara-gara kesholehan suami kita juga yang membuat kita sanggup mencela wanita lain yang belum memiliki suami sholeh, dan menuduh mereka sebagai wanita yang tidak sebaik diri kita hanya karena ketidaksholehan suaminya.

Padahal bisa jadi Allah beri kita suami sholeh semata-mata hanya karena kasihan saja pada kita, bukan karena amal-amal baik kita, kalau sudah begitu lebih mengenaskan mana yaa sebenarnya, kita yang memiliki suami sholeh tapi sombong, atau istri di luar sana yang memiliki suami salah namun sangat rendah hati dan cinta pada Rabbnya.

Yaa… Pada akhirnya dalam menghadapi hidup ini semua kemudahan dan kesulitan itu bisa jadi sama-sama merupakan ujian. Kemudahan adalah ujian untuk bersyukur dan kesulitan adalah ujian untuk bersabar.

Saat kita gagal memaknai kemudahan, maka semua hanya akan jadi petaka dan sebaliknya saat kita berhasil memaknai musibah justru kesulitan itu yang akan membuat kita berkilau ibarat permata. Semua tergantung dari bagaimana kita menempatkan rasa syukur dan rasa sabar sesuai porsinya.

So…semoga kita digolongkan pada orang-orang yang selalu bersyukur dan bersabar. Jika kita dikaruniai suami sholeh maka jangan pernah lupa untuk bersyukur, sehingga cinta Allah tetap dekat dengan kita, dan sebaliknya jika kita diberi amanah suami yang salah, jangan putus asa.Panjangkan rasa sabar sehinggga cinta Allah nanti akan datang pada kita dan rumahtangga sakinah pun tetap dapat kita raih.

Pada akhirnya dengan modal sabar dan syukur lah hidup kita di dunia ini akan selamat, sehingga diberi amanah suami sholeh atau suami salah sekalipun tetap akan membawa kita ke surga

Oleh: Rena Puspa 

sumber: umi-online

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk