Saat ini Muslimah Chechnya Semangat Berjilbab

Muslimahzone.com – Kaum Muslim Chechnya tengah menegaskan identitas keislamannya. Negara di Kaukasus Utara yang masih dikuasai federasi Rusia ini pun tengah mengalami kebangkitan Islam. Masjid-masjid dipenuhi jamaah dan jilbab kian populer di kalangan kaum Muslimah.

“Generasi ini kehilangan masa kanak-kanak karena perang,” ungkap Imam Yasrayel Ayubov dari desa Serzhen-Yurt, sebuah desa dekat Ibukota Grozny. “Selama masa perang itulah pendidikan mereka terganggu. Bila diibaratkan, mereka tumbuh dalam semalam. Namun ketika datang Islam, kalangan muda jauh lebih berpendidikan dari generasi sebelumnya,” katanya.

Desa Serzhen-Yurt merupakan kawasan yang menjadi satu bukti kebangkitan Islam. Desa ini memiliki sembilan masjid yang mampu menampung jamaah sebanyak 5.000 orang. Di desa ini pula, banyak Muslimah mengenakan jilbab.

Saat ini banyak masjid dan pusat studi Islam berdiri megah. Bahkan, stasiun televisi lokal juga meningkatkan durasi acara keislamannya.

“Chechnya kini aktif memposisikan diri tidak hanya sebagai bagian yang relatif otonom dari Rusia, tapi juga sebagai pusat perkembangan Islam di kawasan Kaukasus,” ungkap analis Rusia, Nikolai Petrov, dari Carnegie Moscow Center.

Semangat berjilbab pun menjadi fenomena di kalangan Muslimah. Bahkan, gadis remaja seperti Seda Makhagieva, 15 tahun, pun suka berjilbab. Awalnya ia dilarang berjilbab oleh keluarganya dengan alasan masih terlalu muda.

“Mereka bilang aku masih terlalu muda…Tapi aku tidak peduli. Aku seorang Muslimah dan memakai jilbab itu adalah kewajibanku.”

Setengah gadis di kelas sembilan Seda di desa Chechnya Serzhen-Yurt, dekat ibukota Chechnya, Grozny, sekarang memakai jilbab. Pada generasi terakhir, wanita menikah di Chechnya menutupi rambut mereka dengan syal kecil berbentuk segitiga sebagai tanda hormat dan kesopanan.

Islam masuk di kawasan Kaukasus Utara sekitar 500 tahun yang lalu. Penindasan agama di bawah komunisme membuat kaum Muslim sulit mengamalkan agama. Namun, mereka tetap Muslim. Kini masjid dipenuhi jamaah setiap hari. Jilbab menjadi semakin populer. Untuk kalangan kaum muda Chechen, Islam kini menjadi landasan identitas.

Kini ada ruang shalat di hampir setiap sekolah. Aturan berpakaian yang ketat memaksa semua siswi untuk menutupi kepala mereka di sekolah.

Tidak hanya soal jilbab, kaum Muslimah pun berusaha mematuhi ajaran Islam dalam soal “pacaran”. “Kami menyukai pria, tapi kami mengikuti aturan Islam. Allah akan memberikan pahala bagi kita dalam kehidupan selanjutnya,” kata Khedi Konchiyeva, gadis remaja berusia 15 tahun.

(esqiel/eramuslim.com/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk