Prancis Larang Burkini, Skotlandia dan Kanada Justru Bolehkan Polwan Berjilbab

Muslimahzone.com – Di tengah ketakutan warga Prancis terhadap ‘baju renang Muslim’, Skotlandia justru mengambil langkah berbeda. Pihak Kepolisian Negara  justru meresmikan jilbab menjadi bagian dari seragam Polisi Wanita (polwan).

Mereka berharap, para Polisi beragama Islam sudah bisa mengenakan jilbab Saat bertugas tanpa rasa takut.

Peraturan terbaru ini diharapkan akan mendorong lebih banyak perempuan muslim bergabung dalam jajaran kepolisian.

“Saya senang mengumumkan ini dan menyambut dukungan dari komunitas muslim dan masyarakat luas, serta petugas polisi dan staf,” ujar Kepala Kepoisian Scotlandia Phil Gormley dikutip laman independent.co.u, Kamis (25/08/2016).

“Seperti banyak pekerja lain, terutama di sektor publik, kami bekerja guna memastikan bahwa layanan kami sebagai wakil dari masyarakat yang kami layani.Saya berharap bahwa pilihan seragam kami akan memberikan kontribusi untuk membuat staf kami lebih beragam dan menambah keterampilan hidup, pengalaman dan kualitas pribadi yang akan dibawa  ke masyarakat Skotlandia,” tambahnya.

Sebelumnya ini, petugas yang mengenakan jilbab harus melalui izin terlebih dahulu,  tapi sekarang ketika resmi dinyatakan sebagai bagian dari seragam pasukan, semua polisi wanita muslim bebas mengenakan jilbab tanpa mengurus izin.

Kebijakan Skotlandia ini rupanya bertentangan dengan negara-negara lain yang terus menunjukkan anti Islam terutama jilbab.

Kanada Bolehkan Polwan Berjilbab

Senada dengan skotlandia, pasukan berkuda Kanada atau disebut Mounties juga dikabarkan telah mengadopsi kebijakan seragam baru yang memungkinkan Polisi Wanita (Polwan) beragama Islam mengenakan jilbabnya.

Scott Bradsley, juru bicara Menteri Keamanan Publik, baru-baru ini menegaskan Pasukan Berkuda Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) baru-baru ini menyetujui kebijakan seragam polwan pakai jilbab atau hijab.

“Komisaris Royal Canadian Mounted Police (RCMP) baru-baru ini menyetujui penambahan ini untuk seragam,” Scott Bardsley, juru bicara Menteri keselamatan umum Ralph Goodale, kepada AFP hari Selasa.

RCMP  menjadi agen polisi Kanada ketiga yang memungkinkan jilbab bisa dikenakan saat bertugas. Polisi Toronto pertama diperbolehkan dalam 2011 dan polisi Edmonton memberikan lampu hijau pada tahun 2013, demikian catatan Komisaris Paulson dikutip oleh La Presse.

Polisi di Inggris, Swedia, dan Norwegia, serta beberapa negara bagian AS, telah mengadopsi kebijakan seragam yang sama, kata Bardsley.

Keputusan untuk mengizinkan jilbab pertama kali disetujui pada pertengahan Januari, tapi secara resmi diumumkan pada Selasa, menurut harian lokal La Presse, yang dikutip surat menyurat internal antara Goodale dan Komisaris RCMP Bob Paulson.

“RCMP adalah layanan polisi yang progresif dan inklusif dengan nilai-nilai dan menghormati semua orang dari semua latar belakang budaya dan agama,” kata Bardsley dalam emailnya.

Sebelum ini, anggota kepolisian laki-laki penganut Sikh (India) diperbolahkan memakai turban sebagai bagian dari seragam RCMP sejak awal 1990-an, kata dia.

Bridley juga mengatakan bahwa kebijakan ini dimaksudkan untuk lebih mencerminkan keberagaman dalam masyarakat Kanada dan mendorong lebih banyak perempuan Muslimah untuk mempertimbangkan RCMP sebagai pilihan karier.

Sersan Julie Gagnon, staf RCMP, mengatakan kebijakan ini mulai berlaku bulan Januari 2016. Nantinya personel dibebaskan memakai hijab.

Populasi Muslim di Kanada terus tumbuh dan keputusan ini akan bantu mencerminkan kekayaan dan keberagaman negara serta membantu pilihan karier bagi minoritas.

Sementara di saat yang sama, beberapa Negara di Eropa alergi pakaian Muslim.

(hidayatullah/muslimahzone.com)

One Response

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk