PP Kesehatan Reproduksi Berpotensi Disalahgunakan Pelaku Perzinaan

MuslimahZone.com – Peraturan Pemerintah (PP) No 61/2014 pada 21 Juli lalu tentang Kesehatan Reproduksi baru saja dikeluarkan. Peraturan ini membolehkan aborsi pada wanita hamil akibat pemerkosaan. Namun, sebenarnya peraturan ini berpotensi untuk disalahgunakan oleh pelaku perzinaan untuk melegalkan aborsi hasil kemaksiatannya. Pelaku zina bisa saja mengaku bahwa mereka hamil akibat pemerkosaan agar mendapat kemudahan untuk melakukan aborsi.

Selain itu, dengan PP ini juga memberi peluang Kehamilan Tak Diinginkan (KTD) lainnya – hasil  perzinaan, gagal KB, kehamilan yang dianggap menghambat karir dan kerja- untuk menuntut legalisasi aborsi sebagaimana sudah terjadi di negara-negara liberal lain.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan karena ada pihak-pihak yang melihat kebolehan aborsi bagi korban perkosaan hanya dari aspek normatif  saja. Konsep Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang dimaksud dalam UU Kesehatan maupun PP ini bukanlah demi kebaikan kondisi kesehatan fisik dan mental kaum perempuan.

Kespro adalah konsep menyesatkan pesanan lembaga-lembaga internasional (WHO, UNFPA) agar terwujud liberalisasi seksual di negeri-negeri muslim.

Konsep ini justru dapat mendorong pada makin merebaknya seks bebas, penyimpangan seksual seperti LGBT, legalisasi aborsi dalam kondisi apapun dan menghancurkan tata nilai agama bahkan menghantar pada lost generation, walaupun apa yang dipropagandakan penuh dengan balutan kepedulian atas hak organ reproduksi setiap perempuan.

Oleh karena itu, Peraturan Pemerintah ini perlu dikritisi sebagai bukti kepedulian kita kepada generasi muslim di negeri ini. Akan jadi apa negara yang bermayoritas penduduk Muslim ini jika perilaku maksiat yang sesungguhnya merupakan pembunuhan seperti aborsi sudah dilegalkan atau dilindungi dalam naungan hukum.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk