Pernikahan Berkah Bukan Pernikahan Mewah

MuslimahZone.com – Selalu menjadi hal yang menarik bagi masyarakat untuk menyimak setiap sisi kehidupan selebriti yang katanya public figure itu. Tidak hanya dari kalangan masyarakat bawah tapi juga menengah ke atas. Contohnya adalah pernikahan selebriti bulan lalu yang mampu menyedot perhatian masyarakat negeri ini. Karena kemewahannya dan di siarkan secara live oleh salah satu stasion televisi swasta. Bahkan, seperti keharusan bagi selebriti untuk memberikan sensasi, salah satunya dengan pesta pernikahan yang fantastis. Hingga menelan biaya milyaran pun tak masalah.

Tidak hanya selebriti, para pejabat tinggi negeri ini dan ustadz “selebriti” pun juga tidak mau ketinggalan. Mulai dari konsep pernikahan ala india, kerajaan seribu satu malam, hingga yang dilaksanakan tiga hari tiga malam. Begitulah pernikahan selebriti ibarat ajang pertunjukan kekayaan yang mereka miliki.

Akan tetapi dibalik sisi mewah nan megah pernikahan selebriti, ada kemirisan yang menggores hati sebagai umat muslim. Pernikahan yang megah itu selain jatuhnya Isrof (berlebih-lebihan) yang diharamkan oleh Allah SWT, juga jauh dari Islam mengajarkan.

Acara yang disiarkan secara live itu menampilkan, meski telah masuk waktu shalat acara tetap berlangsung dan diisi dengan kegiatan joget dimana campur laki-laki dan perempuan (ikhtilat). Selain itu sungguh paradoks pameran kemewahan pernikahan selebriti dan para pejabat negeri ini di tengah kondisi masyarakat yang hidup dibawah garis miskin hingga mencapai 28,28 juta (www.voaindonesia.com).

Sungguh kejam kapitalisme-sekulerisme yang diterapkan di negeri ini. Sekulerisme yang membuang agama dari aturan kehidupan publik juga kapitalisme yang telah berhasil membuat jurang yang dalam antara yang kaya dengan yang miskin. Dan begitulah penampakan kapitalisme yang menyandarkan kebahagian pada materi belaka. Sedangkan Islam justru menutup jurang itu rapat-rapat. Kehidupan dengan bergelimpang harta memang riskan terjerumus pada hal-hal yang melampaui apa yang dilarang jika tidak menjadikan Islam sebagai imam. Begitulah Rosulullah pernah mengingatkan.

Memaknai pernikahan seharusnya sebagaimana Rosulullah -manusia paling mulia- mencontohkan. Pernikahan adalah  sunnah Rosulullah untuk menggenapkan separuh agama umatnya, tetapi tidak pernah Rosulullah mengadakan pesta pernikahan kecuali dengan sederhana (tidak berlebih-lebihan) dan tidak ikhtilat sebagaimana umumnya yang terjadi di masyarakat sekarang. Bagaimana mungkin suatu yang sunnah di lakukan dengan sesuatu yang dibenci Allah. Dan benarkah pernikahan nan mewah yang bertentangan dengan syariah itu ditujukan untuk mengikuti sunnah Rosulullah?.

Cukuplah bagi umat muslim menjadikan Rosulullah sebagai figure yang dicontoh, menjadikan Islam landasan hidup yang pasti membawa pada ridha Allah. Meraih kebahagian dunia dan akhirat di setiap aktivitasnya, begitu juga dengan pernikahan.

Oleh: Febrina Cholifatur Rosidha                   

(detikislam/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga