Perilaku Barbar dan Sadisme Anak Dipicu Bullying

Jakarta, MuslimahZone.com – Ketua Konsorsium Pengembangan Sekolah Karakter Susanto mengatakan tindakan bullying di sekolah hanya akan memicu tradisi rimba dan sadisme di lingkungan anak-anak.

“Maraknya kasus bullying di sekolah bisa menimbulkan tradisi rimba dan sadisme,” kata Susanto di Jakarta, seperti dilansir republika.co.id, selasa (21/10).

Menurut dia, kasus bullying merupakan persoalan serius. Akan tetapi, penanganannya sering tidak dilakukan lewat intervensi secara serius. Tradisi rimba dan sadisme itu berpotensi menurun kepada korban bullying untuk melakukannya kepada yang lainnya.

“Banyak faktor mengapa bullying tidak tertangani dengan baik, di antaranya guru sering menganggap hal itu biasa dilakukan usia anak, permisifitas terhadap perilaku kekerasan serta belum terbangunnya sistem sekolah tanpa bullying,” kata komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia itu.

Bagi dia, kasus bullying harus mendapatkan penanganan serius karena jika tidak, sesungguhnya secara tidak sadar sekolah telah memproduksi generasi yang rimbawi dan sadisme di masyarakat. “Padahal bangsa dan ‘performance’ Indonesia ke depan ditentukan oleh keberadaan sekolah saat ini,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, sekolah membutuhkan revolusi sistem agar mata rantai kekerasan bisa diputus. Kasus bullying sendiri belakangan mengemuka dengan semakin banyaknya kekerasan di sekolah yang dilakukan oleh kakak kelas kepada adik kelasnya, atau teman satu angkatan yang merasa lebih kuat dari yang lainnya.

Bullying sudah seperti gunung es. Kekerasan di lingkungan anak-anak dapat terus menjadi berbudaya jika tidak rantai bullying tidak diputus.

“Beberapa yang bisa dilakukan seperti dengan menanamkan karakter positif sejak dini, pembangunan tradisi harmoni dan nol kekerasan dengan semua warga sekolah serta menguatkan mekanisme pencegahan di sekolah agar tidak ada lagi bullying,” kata dia.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk