Penyebab Anak Susah Makan

Muslimahzone.com – Anak yang susah makan tentunya merupakan bagian permasalahan yang kerap dialami para orang tua. Maka cara mengatasi anak yang susah makan juga perlu untuk diketahui dan dipahami dengan baik oleh para orang tua.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya di dalam makanan terdapat banyak nutrisi serta vitamin yang dibutuhkan oleh para anak-anak untuk pertumbuhan dan perkembangan serta kesehatan anak-anak kita tentunya. Kita tidak bisa memungkiri akan manfaat gizi untuk kesehatan dan kecerdasan anak. Ia mempunyai peranan yang cukup besar dalam hal ini.

Asupan makanan bagi anak atau balita usia 1-5 tahun merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan anak-anak. Makanan dalam hal ini berfungsi dan bermanfaat dalam rangka pemenuhan kebutuhan gizi dan nutrisi serta energi dalam menunjang aktifitas sehari-hari buah hati kita.

Jika balita susah makan dan hal ini tidak segera kita atasi maka hal ini akan bisa berdampak dan berpengaruh yang kurang baik untuk kesehatan dan proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak akan bisa lebih mudah untuk terserang penyakit bila pemenuhan nutrisinya tidak tercukupi dengan baik.

Pentingnya asupan gizi dalam makanan untuk pertumbuhan, kecerdasan serta kesehatan anak tidak boleh dianggap sebelah mata. Karena dalam masa anak itu proses pertumbuhan akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kecerdasan anak di masa depannya.

Penyebab Susah Makan Pada Anak

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seorang anak atau bayi dan balita menjadi susah makan. Dua diantaranya dibedakan karena faktor secara fisik  juga faktor psikis yang ada pada anak atau balita.

Faktor fisik yang menjadi penyebab anak menjadi susah makan contoh mudahnya adalah adanya gangguan di organ pencernaan anak maupun terdapatnya infeksi dalam tubuh anak.

Sedangkan faktor psikis yang bisa menjadi penyebab anak menjadi susah makan antara lain adalah karena adanya gangguan psikologis pada anak, seperti kondisi rumah tangga yang bermasalah, suasana makan yang kurang menyenangkan, tidak pernah makan bersama orangtua, maupun anak dipaksa untuk memakan makanan yang tidak disukainya.

Beberapa hal yang bisa menjadikan faktor penyebab seorang anak menjadi susah makan antara lain adalah sebagai berikut seperti dikutip dari newsfarras:

Banyak Makan Snack atau Camilan Yang Mengandung Kalori Menjelang Waktu Makan

Ketika seorang anak banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori atau dalam hal ini makanan atau jajanan yang manis-manis sebelum waktunya makan, maka hal ini akan bisa menjadikan perut anak merasa kenyang terlebih dahulu. Makanan yang banyak mengandung kalori ini biasanya makanan yang manis-manis seperti : permen, minuman ringan, cokelat, snack ber-MSG.

Bosan Dengan Menu Masakan

Merasa bosan dengan menu sehari-hari yang dirasakan anak seperti itu-itu saja tanpa adanya variasi dalam penyajian menu makanan, maka lambat laun hal ini akan bisa menyebabkan anak bosan dan selanjutnya bisa masuk dalam tahapan anak menjadi susah makan. Untuk itu para orang tua khususnya para ibu untuk lebih bisa menyajikan makanan yang bervariasi.

Bila sekarang banyak anak yang cepat merasa bosan dengan menu makanan yang disajikan oleh ibunya. Sehingga hal ini seyogyanya akan mendorong para ibu untuk lebih kreatif dalam membuat menu makanan sehingga tidak menimbulkan datangnya rasa bosan anak terhadap menu makanannya.

Jika penyebabnya adalah karena menu makanan tersebut tidak disukai oleh anak, misalnya sayuran, maka ibu harus menyiasati untuk mengenalkan secara perlahan ‘rasa’ dari sayuran itu. Ini merupakan salah satu cara mengatasi anak yang susah makan bagi para orang tua.

Kehilangan Selera Makan

Berdasarkan beberapa penelitian, hal ini disebabkan oleh adanya faktor kecil yang dialami oleh anak khususnya saat masih bayi. Pada kondisi demikian, bayi cenderung lebih sering menyemburkan makanan yang dia makan atau hanya ingin mengemut saja.

Hal ini memang wajar dilakukan oleh bayi pada umumnya, namun tetap saja harus ada makanan pendamping yang masuk pada tubuhnya. Adapun hal tersebut dapat disebabkan oleh bayi yang tiba-tiba kehilangan selera makan. Namun, kondisi ini sifatnya relatif, tidak semua bayi mengalaminya.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk