Pentingkah ‘Ndeso’ atau Bukan ?

Muslimahzone.com – Pasti tahu kan video yang sedang viral tentang julukan ‘wong ndeso’ yang membuat si pembuat video dilaporkan? Walaupun ujungnya yang menyebarkan video yang jadi tersangka.

Apakah Anda tersinggung jika dibilang wong ndeso? Berikut tulisan Ustadz Felix Siauw dalam akun facebooknya:

Wong Ndeso

Salah satu alasan pelengkap saya memilih @Ummualila, adalah karena dia rasa ndeso, dusun malah. Ndeso nggak selalu buruk, bahkan bagi saya sebuah kelebihan

Karena gaya hidup wong ndeso kebanyakan masih murni, nggak macem-macem dan nggak terlalu jetset, sehingga bagi saya justru wanita sederhana begini yang istimewa

Ndeso, udik, dusun, biasanya ungkapan ini dialamatkan untuk menyatakan bahwa orangnya nggak uptodate, nggak paham kekinian dan nggak tau yang happening

Memang ada untungnya kita tau hal-hal mutaakhir, tapi jadi orang yang ndeso juga nggak selalu salah, bahkan bisa jadi sebuah keuntungan tersendiri loh

Salah satu kekuatan wong ndeso, seperti yang sudah saya sampaikan, adalah kemurnian jiwa, sedikitnya informasi yang dia punya menyebabkan mikirnya lebih simpel

Liat di surat Yasin, ada kisah wong ndeso, yang disaat semua “orang kota” menolak bahkan 3 Rasul yang mengajak tauhid, dia munucul dengan simplisitas tauhidnya

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas, ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu. Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk

Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya, jika Ar-Rahmaan menghendaki kemudaratan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikit pun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?”

QS Yaasiin (36): 20-23

Ini wong ndeso yang logikanya simpel, nggak ribet dan jleb. Yang justru jauh lebih selamat dari “orang kota” yang punya banyak alasan menentang para Rasul

Hasilnya? Wong ndeso ini didera dan wafat dalam keimanannya, disiksa oleh kaumnya yang tersinggung dan tersindir dengan logikanya yang jleb itu, masyaAllah

Tapi lanjutin baca ayatnya, yang dia dapat setelah itu ampunan dan surga Allah, bahkan setelah dapat semua itu, dia masih mau dakwah ngabari itu semua ke kaumnya

Bukan ndeso dan kuto yang penting, yang penting kamu itu mau nurut nggak sama apa yang Allah kasih, mau nurut nggak sama Rasulullah. Kalau mau, elu keren bro 

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk