Pedang dan Keadilan

Muslimahzone.com – Pedang memang telah menjadi alat perang sejak lama. Ia menjadi simbol yang gagah berani utamanya bagi seorang laki-laki. Walaupun penggunaannya tidak se-mainstream di masa lalu, namun pedang tetap memiliki arti hingga kini.

Berikut pendapat Ustadz Felix Siauw tentang pedang dan keadilan sebagaimana ditulis dalam laman facebooknya.

Sejak dahulu, pedang diidentikan dengan sesuatu dengan karakter ksatria, berani, kejujuran, kemenangan, keadilan, dan semua hal positif yang lain dalam berbagai kisah.

Begitu pula di dalam Islam, para pemimpin dan panglima Islam, ksatria-ksatria pilihan, mereka semua punya karakter khas Islam, membebaskan manusia dari kedzaliman.

Mengenai besi dan karakternya dalam tiap pedang, yaitu keras, lurus dan memotong, kisah Umar saat menoreh garis lurus di tulang dengan pedang sudah sangat masyhur.

Mengenai besi, juga Allah sampaikan dalam surah Al-Hadid, “Dan Kami turunkan besi yang padanya ada kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia.”

Menariknya dalam QS 57: 25 ini, Allah menerangkan tentang Al-Kitab dan neraca keadilan, serta penegakan keadilan sebelum menjelaskan tentang diturunkan besi.

Ibnu Taimiyah mengomentari ayat ini, “siapa yang telah keluar dari Al-Quran dan neraca, maka dia diluruskan oleh besi (pedang atau kekuasaan)”, begitu pendapat beliau.

Maka salah satu manfaat dari besi yang Allah kadarkan keras, lurus, tegas, kuat, dan bisa memotong, adalah untuk menegakkan keadilan, begitulah harusnya penguasa.

Hukum Allah, Kitabullah dan Sunnah pastilah adil. Maka ia harus diterapkan diantara manusia, siapa yang menyelisihinya, maka pedang menanti baginya, itu kira-kira artinya.

Sulitnya, jika penguasanya dzalim, penegak hukumnya dzalim, maka besi ini justru digunakan kekuatannya untuk menindas ummat, dan menghalangi kebenaran.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk