Muslimah pegawai AT&T menang gugatan Rp 45 miliar

AMERIKA SERIKAT (Muslimahzone.com) – Seorang pegawai perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat, AT&T, baru saja memenangkan gugatan senilai USD 5 juta atau setara Rp 45,8 miliar karena dalam pengadilan terbukti kantornya melakukan diskriminasi terhadap dia, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (5/5).

Susan Bashir adalah seorang muallaf yang tinggal di Kota Kansas, Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat, menuntut kantornya, AT&T cabang Southwestern Bell, lantaran atasannya sering bertindak kasar dan tidak adil setelah dia memutuskan memeluk Islam pada 2005, enam tahun setelah dia bekerja sebagai teknisi jaringan.

Susan lalu memutuskan memakai jilbab dan mulai menghadiri shalat Jumat. Manajer dan rekan kerja lain mulai mencibir dia dan menyebutnya teroris, serta bilang dia bakal masuk neraka.

Manajer Susan saban kali menghina dan menyuruh dia buat melepas jilbabnya. Sekali waktu, karena saking geramnya, atasannya sempat menarik jilbab itu dengan paksa, tapi Susan tetap tidak mau melepaskannya.

Karena tidak tahan dengan perlakuan bosnya, Susan pun akhirnya melapor ke bagian sumber daya manusia (HRD). Karena merasa tidak didengar, kemudian dia mengajukan protes ke lembaga Komisi Kesetaraan Kesempatan Karyawan. Pada 2010 dia harus menerima kenyataan dipecat.

Namun, juri tidak mengabulkan tuntutan ganti rugi dari kasus pemecatan itu karena dianggap tidak menyalahi prosedur.

Setelah menjalani sidang dan mendengar keterangan kesaksian dan bantahan, juri di Pengadilan Jackson County Circuit Kamis lalu memutuskan agar AT&T Rp 4 miliar sebagai ganti rugi atas penghinaan Susan selama bekerja di tempat itu.

Juru bicara AT&T Marty Richter mengatakan mereka bakal naik banding. “AT&T adalah perusahaan nasional dan iklim kerja kami menghargai perbedaan serta terbuka terhadap siapa saja. Kami tidak sependapat dengan keputusan pengadilan ini dan bakal mengajukan banding,” kata Richter.

Pengacara Susan, Coopman, berpendapat keputusan juri itu sangat monumental. Tetapi dia merasa itu hanya menimbulkan dampak kecil buat perusahaan miliaran dolar sekelas AT&T. “Perusahaan itu punya kebijakan yang sangat baik. Jika mereka tetap mengikuti peraturan hal seperti ini pasti tidak bakal terjadi,” ujar Coopman.

Sumber: merdeka

(muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk