Metode Pembelajaran Anak Usia Dini

MuslimahZone.com – Metode belajar dalam Islam itu adalah ilmu untuk diamalkan maka ini sejalan dengan tercapainya tujuan pendidikan Islam yaitu membentuk kepribadian Islam. Artinya dalam belajar anak diberikan pemahaman (konsep), sedangkan pemahaman ini bisa diwujudkan dalam benak anak dengan proses berpikir.

Berpikir adalah proses memindahkan fakta ke otak melalui panca indera dengan disertai ma’lumat sabiqot (informasi-informasi terdahulu) yang berkaitan dengan fakta tersebut. Pemahaman (konsep) yang sudah dimiliki anak akan dia gunakan sebagai landasan bersikap (beramal). Maka proses ini juga seringkali diistilahkan dengan talqiyyan fikriyyan.

Inilah metode yang baku dari konsep pendidikan Islam yang wajib dilakukan oleh setiap pendidik terutama ayah dan ibu. Adapun dengan bercerita, bermain, percobaan dan lain-lainnya hanyalah strategi pembelajaran atau bisa juga kita istilahkan uslub. Tentunya untuk menerapkan metode ini hingga mengetahui sejauh mana tumbuh dan berkembangnya anak-anak usia dini perlu keseriusan dan fokus agar transfer ilmu untuk amal itu dapat terealisasi sebagaimana mestinya. Maka dibutuhkan program-program sederhana dan pengambilan instrumen-instrumen penunjang yang tepat untuk terjadinya proses belajar dengan talqiyyan fikriyyan.

Seyogyanya anak usia dini tidak membutuhkan waktu lama untuk belajar fokus, paling bisa direalisasikan kisaran 15 hingga 30 menit, selebihnya banyak eksplor dan bermain. Nah saat eksplor dan bermain itulah membutuhkan pendampingan agar proses berpikir anak juga terbentuk dengan landasan aqidah islam.

Fase berpikir dengan landasan aqidah anak usia dini itu saat anak bisa mengenal siapa penciptanya hingga mengenal nama Allah, itu sudah sangat bagus. Berikutnya anak memahami bahwa dzat yang harus dia syukuri itu adalah Allah. Sehingga bila anak sudah pandai bersyukur kepada penciptanya, akan mendorong dia mewujudkan rasa terima kasih itu dalam bentuk rajin beribadah, rajin tahfidz, rajin berbuat baik, rajin berbagi dsb. Dalam artian anak akan taat syariah dalam kapasitas taraf berpikirnya.

Wallaahu a’lam bishshowab

Oleh : Yanti Tanjung

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk