Mengenal Temper Tantrum

MuslimahZone.com – Bu Retno dibuat pusing alang kepalang dengan ambekan anaknya, Adi (3,5 tahun). Adi selalu marah dan menangis bahkan sampai mengamuk berguling-guling jika permintaannya tidak segera dituruti. Jika sudah begini, tangisannya bisa sampai berjam-jam, kata-kata dan bujukan Bu Retno pun seperti kehilangan tuah.

Menurut Psikolog Wiwit Liftiani dalam lansiran suplemen Radar Bogor, kondisi anak yang marah bahkan sampai menangis berguling-guling dalam istilah psikologi disebut dengan temper tantrum. Temper tantrum adalah perilaku marah pada anak-anak usia prasekolah. Biasanya mereka mengekspresikan kemarahan mereka dengan berteriak, memukul, menendang, berguling-guling di lantai sambil menangis. Mereka melakukan ini karena belum mampu menyampaikan dengan kata-kata untuk mengekspresikan rasa marah dan kesal mereka. Salah satu sebabnya bisa karena keinginannya tidak terpenuhi.

Menurut banyak pakar psikologi, temper tantrum ini biasa terjadi pada usia di atas 2 tahun  dan mulai menurun ketika anak usia empat tahun. Dan ini bersifat kondisional.

Ada banyak penyebab dari temper tantrum ini. Akan tetapi, penyebab temper tantrum pada anak secara umum adalah pada saat anak bertindak demikian anak dalam kondisi lelah, haus, dan lapar. Namun, ada juga faktor lain, seperti kondisi dalam keluarga, misal penerapa disiplin pada anak,  pola asuh,perhatian pada anak, dll.

Orangtua sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir dengan temper tantrum ini, yang terpenting yang harus dilakukan adalah orangtua harus tetap tenang dan tidak terpancing emosi pula. Karena biasanya kondisi anak yang menangis dalam waktu yang lama membuat orangtua terkadang mulai tidak sabar.

Hal berikutnya yang harus dilakukan adalah upayakan orangtua terus melakukan kegiatan mereka seperti biasa sampai anak lebih tenang dan mulai dapat mendengar pembicaraan orangtuanya. Barulah disini orangtua mendekatinya, mengajaknya berbicara dengan menunjukkan aturan-aturan yang dapat kita sepakati bersama dengan anak. Upayakan agar anak mau mengungkapkan alasan kemarahannya dan tentunya, kita sebagai orangtua, harus menjadi pendengar yang baik. Yang terakhir, berikan pelukan sampai anak benar-benar tenag.

Satu hal yang perlu digarisbawahi saat anak mengalami temper tantrum ini adalah  orangtua tidak boleh menyerah pada keinginan anak, jika keinginan itu memang bertentangan dengan aturan dan kesepekatan-kesepakatan sebelumnya. Konsistensi orangtua menjadi penentu keberhasilan aturan-aturan tersebut. Jika tidak, anak akan menggunakan cara ini terus menerus sebagai senjata untuk ‘meluluhkan’ aturan yang sudah disepakati. Orangtua juga jangan memberikan ‘iming-iming’ dengan imbalan yang lain. Sebaiknya, usahakan untuk mengalihkan perhatiannya pada sesuatu yang lain, misal mengajak bermain bersama, belajar bersama, dll.

(esqiel/muslimahzone.com)  

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk