Mengarahkan Prestasi Anak

Muslimahzone.com – Sebagai orang tua kita harus komitmen pada tujuan pendidikan islam yaitu pembentukan kepribadian islam, sebagai sebuah ciri dari pribadi yang unggul dan pribadi yang berpengaruh.

Tujuan ini melebihi dari sekedar mendapatkan prestasi di kelas dan menjadi the best. Maka prosesnya harus ditempuh sesuai jalur yang benar, dengan demikian anakpun akan berproses membentuk dirinya sesuai arahan kita
dan berlomba berprestasi di hadapan Allah.

Bila orang tua punya pandangan tentang prestasi seperti di atas maka sejatinya setiap anak adalah juara dan kita bisa melejitkan potensi anak hingga dia dapatkan prestasinya di bidangnya sehingga dia tidak perlu membandingkan dirinya dengan yang lain karena dia juga hamba Allah yang berprestasi dalam amal.

Tentang kenapa di era kegemilangan Islam terlahir ilmuwan yang ulama dan ulama yang ilmuwan? Karena khilafah islamiyyah menerapkan sistem pendidikan islam dengan paripurna, maka sistem inilah yang harus kita ikuti jejaknya.

Ada beberapa garis besar yang harus kita pahami tentang konsep pendidikan islam :

1. Tujuannya membentuk kepribadian islam

2. Kurikulum berbasis aqidah islam dan menetapkan skala prioritas kompetensi, sehingga ditetapkan mana ilmu-ilmu fardhu yang wajib diberikan di setiap jenjang pendidikan, mana ilmu-ilmu penunjang untuk mempermudah menjalani kehidupan.

Maka bahasa arab adalah kompetensi dasar, bagi anak usia dini tahfidz adalah materi wajib untuk mengenal bahasa arab, sebab bahasa alquran adalah arabiyyah, berikut hafalan hadist.

Tsaqofah islam, semisal aqidah, fiqh, ilmu alquran, ilmu hadist, siroh, ushul fiqh adalah kompetensi inti yang diberikan di setiap jenjang.

Sains dan teknologi menjadi materi penunjang yang termotivasi dan terilhami dari wahyu sehingga mereka bisa jadi ilmuwan namun tetap dalam koridor syariah. Kelak lahir ilmuwan yang menguasai sains dan teknologi namun juga menguasai tsaqofah untuk peradaban yang lebih baik yang bermanfaat bagi manusia bukan merusak semisal game pokemon yang kita lihat hari ini dan lain-lain.

Semua akan mudah bila difasilitasi oleh negara, namun meski terseok-seok tanpa negara kita tetap harus optimis melaksakan konsep pendidikan islam ini untuk anak-anak kita.

Juga ada materi geografi yang juga harus dikuasai untuk pemetaan dakwah, pemetaan penyebaran islam dan sebagai geopolitis dalam membangun struktur tata wilayah khilafah dan jihad fi sabilillah.

Juga ada materi keterampilan hidup dan seni untuk melengkapi dan memperindah kehidupan Islam dalam goresan tinta emas para generasi emas.

Satu lagi yang harus kita tekadkan yaitu pemilihan guru yang memiliki kepribadian islam. Ironi saja bila kita menganggap diri sebagai sosok yang berproses menjadi pribadi islami lalu menyerahkan anak ke guru yang kita tahu akan meruntuhkan kepribadian islam anak kita.

Wallaahua’lam bishshowab.

Oleh : Yanti Tanjung, Penulis Buku Parenting ‘Menjadi Ibu Tangguh’

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga