Mengapa ‘Utsman bin ‘Affan Menangis Tersedu-sedu ?

Muslimahzone.com – Ini kisah tentang laki-laki  yang amat pemalu yang menggantikan Sayyidina ‘Umar bin Khaththab sebagai Khalifah kaum Muslimin. Laki-laki yang sangat istiqamah dalam mempelajari al-Qur’an ini tercatat dua kali berhijrah dan dua kali menjadi menantu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Inilah Sang ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘anhu atau dzun-nurain. Laki-laki dengan dua cahaya. Sangat memesona.

Dikisahkan oleh Dr ‘Umar ‘Abdul Kafi dalam buku Wa’dul Haq, Sayyidina ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘anhu tengah berdiri di dekat pemakaman. Tak lama di lokasi itu, ‘Utsman menangis tersedu-sedu hingga air mata membasahi jenggotnya.

 

Mengapa ‘Utsman bin ‘Affan menangis? Bukankah suami dari Sayyidatina Nailah ini memiliki banyak amal shalih sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan di alam kubur dan setelah Kiamat?

“Saat teringat surga dan neraka saja, kamu tidak menangis. Namun, mengapa engkau menangis karena kuburan ini?” tanya salah seorang di lokasi itu.

“Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah bertutur, ‘Sesungguhnya alam kubur adalah persinggahan pertama dari beberapa persinggahan di alam akhirat. Apabila seseorang selamat di alam kubur, maka alam sesudahnya akan lebih mudah. Dan apabila seseorang tidak selamat di alam kubur, maka alam setelahnya akan lebih buruk dari alam sebelumnya.’”

Inilah yang menyebabkan tangis sang ‘Utsman. Ia teringat pada nasihat sang kekasih hati, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam. Sebuah nasihat yang amat benar dan membuat siapa yang mendengarkan, lalu memikirkannya dalam-dalam.

Selain perkataan tersebut, Sayyidina ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘anhu juga mengatakan satu sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam yang lain, “Aku tidak pernah melihat pemandangan yang lebih menakutkan melebihi alam kubur.”

Kawan, sudah berapa kali kita melihat pemakaman? Adakah suatu kali pernah menetaskan air mata saat melihatnya? Adakah mereka yang terlihat diam itu mampu menggerakkan hati untuk merasa dan otak untuk berpikir?

Jika tiada kesan apa pun, pantas saja jika surga amat jauh bagi kita. Sebab ‘Utsman bin ‘Affan mampu bersikap demikian terhadap kubur, lantas surga diberikan kepadanya. Sedangkan kita?

Semoga Allah Ta’ala mengampuni dosa-dosa kita. Aamiin.

Wallahu a’lam.

(kisahikmah/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga