Menawan Kedisiplinan Anak Usia Prabaligh

Muslimahzone.com –  Usia prabaligh kisaran usia 7-14 tahun bagi anak laki-laki, karena usia 15 tahun adalah usia paling telat anak laki-laki dikatakan baligh, bahkan mimpi basah bisa dialami anak laki-laki di usia sebelum itu.. Sedangkan anak perempuan balighohnya bisa di usia 11 tahun, bahkan usia 9 atau 10 tahun sudah banyak anak perempuan yang mengalami haidh.

Tujuan dalam mendidik anak usia prabaligh haruslah berkesinambungan dengan tujuan pendidikan sebelumnya (pendidikan anak usia dini) yaitu membentuk kepribadian islam.

Bila di usia dini adalah tahapan menyiapkan seluruh potensi anak dalam tumbuh kembang kepribadian Islam, maka di usia prabaligh melatih dan membiasakan memiliki kepribadian Islam. Bila di usia dini hanya memerlukan stimulasi diri kebutuhan jasmani, proses berpikir dan kebutuhan naluri. Maka di usia prabaligh membutuhkan penawanan kedisiplinan untuk mendapatkan jasmani yang sehat dan kuat, dalam proses berpikir dan dalam memenuhi kebutuhan naluri serta pengendaliannya.

Ali bin Abi Tholib k.w. dalam persembahan parentingnya berkata bahwa anak usia 7 tahun pertama layani bagaikan raja, karena seorang raja membutuhkan orang-orang yang memenuhi segala keperluannya dan dapat menyenangkan hidupnya. Curahan perhatian, kasih sayang, tanggung jawab atas keselamatan harus diberikan agar kelak anak tumbuh dan berkembang dalam kondisi fisik, psikis dan pikiran yang mengagumkan.

Berikutnya 7 tahun kedua (8-14) tahun perlakukan anak bagaikan tawanan perang dimana ananda berjalan dalam koridor perintah dan larangan, tentunya disini perintah dan larangan Allah dalam artian koridor syariah. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda :

Perintahkanlah anak-anakmu sholat bila dia telah berusia 7 tahun, dan apabila dia berumur 10 tahun pukullah dia karena meninggalkannya.” (HR. Abu Daud)

Ini artinya anak usia prabaligh sudah bisa didisiplinkan dengan pembiasaan dan latihan-latihan, saat usianya 10 tahun anak bisa disiplin penuh. Inilah yang dimaksud menawan anak, dilakukan dengan pembelajaran yang terjadwal, rangkaian program belajar yang senantiasa diikuti dengan senag hati tanpa membutuhkan stimulasi yang sulit.

Dalam proses berpikir anak usia baligh sudah bisa diajak berpikir benar dan mulai kuat memegang apa yang dia pahami untuk dia ikatkan dengan perbuatan. Juga sudah bisa berpikir politis dalam mengurusi urusan-urusan baik dirinya maupun orang lain.

Dalam memenuhi naluri, mengingat proses berpikirnya sudah lebih terlatih dan terbiasa, maka anak usia prabaligh sudah mampu menimbang amalnya dengan syariah dan amar ma’ruf nahyi munkar kepada orang lain. Pengendalian emosional sudah cukup memadai secara mandiri, seperti mengendalikan kemarahannya, menahan keinginan dan dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan terbaik, tidak selalu merepotkan ayah bunda.

Adapun dalam menawan ananda dalam kedisiplinan ini disamping dengan pelatihan dan pembiasaan, membentuk habit, juga membutuhkan ketauladanan orang tua dan guru, berikutnya dengan hukuman bila melanggar kedisiplinan dan memberikan reward setiap kebaikan yang dilakukan.

Wallaahu a’lam bishshowab.

Oleh: Yanti Tanjung, Penulis buku parenting ‘Menjadi Ibu Tangguh’

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk