Menapaki Kebaikan di Bulan Syawal

Muslimahzone.com – Suasana Idul Fitri identik dengan sillaturrahmi, saling berkunjung ke rumah orang tua, ke rumah mertua, ke rumah saudara, ke rumah teman dan lainnya. Pertemuan yang mungkin beda dari pertemuan biasanya.

Pertemuan ini adalah pertemuan bagi seorang hamba dengan hamba yang lainnya dalam rangka menyampaikan permohonan maaf meski sebenarnya antar satu sama lain ada yang setiap hari bertemu namun momen lebaran (idul fitri) menjadi ajang untuk menumpahkan segala kesalahan yang pernah diperbuat baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja dengan meminta maaf kepada setiap orang yang dikenalnya.

Sehingga dengan permintaan maaf ini dan dimaafkan oleh orang yang dikenalnya menjadikam hubungan menjadi lebih baik dan lebih harmonis.

Dibalik perilaku ini ada hal yang penting yaitu adanya perasaan kesadaran meminta untuk meminta maaf dan kesadaran untuk memaafkan dan ini merupakan sikap yang positif yang perlu dibangun bukan saja pada saat momen lebaran tetapi juga sebenarnya di setiap moment ketika kita melakukan kesalahan kepada orang lain.

Sillaturrahmi dan sikap maaf memaafkan adalah salah satu sarana bagi seorang muslim untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin renggang, untuk merilekskan kembali hubungan yang mungkin tegang karena permasalahan hidup.

Dengan sillaturrahmi Idul Fitri yang diiringi sikap maaf memaafkan maka hati dan jiwa semakin bersih dan suci, dosa-dosa berguguran, dimana sebelumnya kita sudah terbebas dari api neraka, dosa-dosa diampuni oleh Alloh melalui ibadah ramadhan dan pahala ibadah ramadhan yang dilipatgandakan.

Idul fitri juga identik dengan ekspresi kebahagiaan bersama keluarga dimana di hari-hari biasanya seorang ayah tidak punya waktu banyak untuk bersama anggota keluarga dan saudara, momen idul fitri dan liburannya menjadi quality time bagi keluarga untuk sedikit memanjakan diri dan keluarga selain sillaturrahmi dengan keluarga besar juga dengan melakukan rekreasi ke tempat wisata dan tempat hiburan untuk membahagiakan anak dan keluarga namun hendaknya setiap perjalanan wisata itu dalam kerangka taqwa kepada Alloh sehingga setiap perjalanan wisata yang dilakukan dalam bingkai menjaga perintah Alloh dan menjauhi larangannya.

Dengan kata lain kemanapun kita pergi dimanapun kita berada dan kapanpun kita berada selalu ingat akan Alloh dan menjalankan syariatnya.

Janganlah kesenangan, kebahagiaan dan kegembiraan di hari raya dan perjalanan mudik maupun wisata melalaikan kita dari mengingat Alloh dan melalaikan menjalankan syariat-Nya.

Jagalah setiap perjalanan mudik maupun wisata kita dengan diawali menyebut Asma-Nya,-berdoa agar diberikan keselamatan dan kegiatan yang dilakukan dalam rangka syukur dan taat kepada Alloh.

Momen Idul fitri juga menjadi ajang untuk berbagi kebaikan diantaranya membagi-bagikan uang kepada saudara dan kerabat maka niatkanlah untuk berinfaq dan sedekah.

Momen Idul Fitri juga identik dengan banyaknya makanan berbagai macam hidangan baik berupa kue-kue maupun makanan lainnya maka hendaklah memakan hidangan tersebut dengan secukupnya dan tidak berlebih lebihan.

Namun ada hal yang lebih baik pasca 1 syawal setelah selesainya Idul Fitri yaitu melaksanakan puasa sunnah 6 hari berturut-turut meski begitu berat godaan karena disana sini banyak makanan, disana sini orang di samping sillaturrahmi juga makan-makan.

Dengan niat berpuasa 6 hari di bulan syawal dan memohon kepada Alloh agar diberikan kemudahan dan kekuatan untuk bisa melaksanakan puasa sunah ini in shaa Alloh kita bisa melaksanakannya.

Karena dengan puasa sunnah 6 hari setelah ramadhan ini kita bisa menahan diri dari segala yang berlebihan dan dengan puasa sunnah ini menjadi bukti bahwa kita mampu mempertahankan semangat ramadhan dan melatih diri bersikap sederhana dari hiruk pikuk dan hingar bingar kemewahan Idul Fitri.

Namun bagi yang bepergian jauh, mudik dan safar bisa jadi tidak bisa langsung melaksanakan puasa sunnah ini karena kondisi yang tidak memungkinkan maka bisa melaksanakan puasa sunnah ini di hari yang lain selama masih di bulan syawal.

Semoga Alloh berikan hidayah dan kemudahan dalam menjalankan sunnah rasul puasa sunnah 6 hari setelah ramadhan ini, dan puasa sunnah kita mendapatkan pahala dari Alloh swt,

Sebagaimana dalam hadits nabi:

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.”

Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam Sukses Berkah

M. Saeful Bahri

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk