Memutus Mata Rantai

Muslimahzone.com – Menjadi orangtua memang harus senantiasa memperbaiki diri dan mau terus belajar. Seringkali kita menjumpai permasalahan pada anak dan langsung menjadikan anak sebagai objek yang bersalah tanpa mau berpikir, ‘jangan-jangan kesalahan justru ada pada kita dalam mendidik mereka, atau yang menyebabkan mereka menjadi bermasalah seperti itu?’

Berikut adalah sebuah refleksi luar biasa dari Agus Zainal Arifin (Dekan TI ITS dan penggagas Trend Science Tebu Ireng) bagi para orang tua maupun dosen/guru yang untuk sementara waktu berprofesi sebagai pengganti orang tua di rumah. Selamat menghayati dan mengamalkan.

Menurut beliau, urutan logika dari siklus nakalnya anak dengan tidak bijaknya orang tua itu begini:

Karena anaknya nakal…maka orang tuanya murka.

Karena orang tuanya murka.. maka Allah juga murka.

Karena Allah murka…maka tidak turun rahmat di rumah itu.

Karena tidak turun rahmat di rumah itu…maka keluarga itu akan banyak masalah.

Karena keluarga itu banyak masalah…maka anaknya…tidak merasakan kebahagiaan dan tidak nyaman…sehingga akan makin nakal.

Maka prinsip inti siklusnya sebenarnya masih pada orang tua…yakni:

Ridla Allah…berada pada ridlanya orang tua. Murka Allah…berada pada murkanya orang tua.

Maka strategi paling efisien untuk memutus rangkaian siklus itu…Insya Allah ada pada bagian awal yakni mencegah orang tua murka. Bila orang tua segera menghadapi anaknya dengan kasih sayang dan tidak dengan kemurkaan maka orang tua itu menunjukkan kepada Allah bahwa mereka berdua ridla kepada anaknya. Tentu bukan ridla terhadap kenakalannya.. melainkan ridla kepada diri anaknya.

Dengan memastikan ridla kepada anak..maka orang tua akan dapat melakukan 3 tahap ini:

1. Segera memaafkan anaknya, tidak memarahinya sama sekali dan segera berusaha memahami situasi apa yang sedang dihadapi anaknya.

2. Segera menemui, berdialog dan turut mendiskusikan solusi terbaik apa yang harus diambil oleh anak, orang tua atau pihak lainnya sambil terus mendoakannya.

3. Segera melupakan segala kesalahan anaknya tadi dan tidak mengungkit-ungkitnya kembali.

وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Bila kalian memaafkannya…menemuinya dan melupakan kesalahannya…maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 64:14).

Dengan konversi murka menjadi ridla maka sekarang siklusnya jadi begini:

Suatu hari anak itu nakal. Orang tuanya segera melakukan 3 tahap itu dengan penuh kasih sayang sebagai wujud keridlaan mereka kepada anaknya.

Karena orang tua anak itu ridla…maka Allah meridlainya.

Karena Allah meridlainya…maka rumah yang penuh ridla itu…dirahmati Allah.

Karena rumah itu penuh rahmat Allah…maka keluarga itu penuh kasih sayang…sehingga jadi makin bahagia.

Karena keluarga itu bahagia…maka anak tidak akan sempat lagi nakal…sebab setiap masalah hidupnya selalu segera mendapat solusi.

Jadi, pada setiap kenakalan anak (mohon maaf) lokasi perbaikannya sesungguhnya bukan pada anak melainkan pada orang tuanya si anak.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk