Memilih Calon Suami (Bagian 2)

MuslimahZone.com – Dalam memilihkan calon suami, haruslah seorang wali mempertimbangkan yang utama dari sisi kebaikan agamanya. Yahya Abdurrahman, dalam bukunya Risalah Khitbah melanjutkan,

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda:

Jika ada seseorang mengajukan pinangan kepada (putri) kalian, yang kalian ridhai agamanya dan akhlaknya maka kawinkanlah ia (dengan putrimu), jika tidak kalian lakukan maka akan terjadi fitnah dan akan berkembang kerusakan yang besar di muka bumi.” (HR. Tirmidzi 3/394 no. 1084)

Maksud hadits tersebut adalah jika datang seseorang mengajukan pinangan atas putri, saudari, cucu perempuan atau wanita -wanita yang ada di bawah perwalian kalian, dimana seseorang itu memiliki kebaikan agama dan berakhlak luhur maka nikahkanlah ia. Jika tidak kalian lakukan, maka akan terjadi fitnah yaitu akan bisa terjatuh pada pilihan menikahkan wanita itu dengan orang yang tidak memiliki kebaikan agama dan tidak berakhlak luhur.

Dan karenanya akan terjadi kerusakan yaitu terdzaliminya wanita yang berada di bawah perwalian kalian, diabaikannya hak-hak mereka, mereka tidak dihormati dan menjadi rusak agamanya karena terbawa oleh kerusakan suaminya. Yang demikian tidak lain merupakan kerusakan besar di muka bumi.

Ummul mukminin Aisyah pernah berkata:

Pernikahan itu ibarat perbudakan. Karena itu seorang ayah harus melihat dengan seksama kepada siapa putrinya akan ia serahkan.” (Ihya Ulumu al-Din. Imam Al Ghazali)

Rasulullah bersabda:

Siapa yang mengawinkan putrinya dengan orang fasik maka berarti ia telah memutuskan tali silaturahmi dengan putrinya.”

Ibnu Hibban meriwayatkan hadits ini dalam ad-dhu’afa‘ dari riwayat Anas. Beliau juga meriwayatkannya dalam ats-Tsiqoh dengan sanad shahih dari perkataan as-sya’biy.

Sesuai petunjuk rabbani tersebut, dapat kita ketahui bahwa yang harus diutamakan adalah kriteria agama dan akhlak. Maka tatkala memilih calon suami seorang wali atau seorang wanita hendaklah memperhatikan sifat-sifat keagamaan dan keluhuran akhlak dan memperhatikan ketakwaan dan kebaikannya.

Dan hendaklah ia tidak mengedepankan penampakan-penampakan yang sifatnya fisik dan materi. Hal ini bukan berarti penampakan fisik dan materi itu tidak boleh diperhatikan sama sekali, tetapi maksudnya adalah, hendaknya tidak dikedepankan melebihi sifat-sifat keagamaan dan akhlak, ketakwaan dan kebaikan.

Penampakan yang bersifat fisik dan materi itu, hendaknya diperhatikan setelah sifat-sifat keagamaan, akhlak, ketakwaan dan kebaikan. Jadi sifat fisikal itu ditempatkan sebagai pelengkap. Hal ini sebenarnya sama persis dengan tuntunan bagi seorang laki-laki untuk memilih calon istri dan ibu bagi anak-anaknya. (bersambung)

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Hati-hati Terjebak Syirik Kecil
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk