Membangun Fikrah Anak Usia Dini

Muslimahzone.com – Fikrah adalah ide atau pemikiran tentang fakta dan keputusan terhadap fakta tersebut. Fikrah itu terkait tentang keberadaan fakta, misal keberadaan apel, keberadaan diri manusia di dunia, apakah ada kehidupan sebelum dunia, apa-apa yang ada sebelum kehidupan dunia adakah pencipta ataukah tidak dan seterusnya tentang wujud, keberadaan, eksistensi.

Dalam dataran ini bunda menstimulasi berpikir ananda tentang keberadaan, alam, manusia dan kehidupan sehingga anak merasakan bahwa dirinya ada, dan merasakan alam semesta tempat dia hidup.

Ketika anak sudah bisa mengidentifikasi suatu benda atau suatu perkara, maka anak akan bertanya-tanya apakah sebelum dirinya, sebelum ayah bundanya, sebelum nenek kakeknya dan sebelum nenek moyangnya, apakah sebelum itu ada sesuatu ataukah tidak? Sehingga mengantarkan posisi semua itu ada penciptanya Al-Khaliq.

Obyek yang bisa dipikirkan oleh anak adalah yang dapat diindera dan pengaruh/ atsar/ effect dari segala sesuatu yang dapat diindera pada alam, manusia dan kehidupan. Karenanya kita ada materi posisiku di bumi dalam pelajaran geografi, atau siapa aku siapa Penciptaku dalam pelajaran sains, tentang anggota tubuh atau rangka tubuh manusia dan pelajaran realitas pencipta dalam pelajaran aqidah juga ada tarikh kisah Nabi Adam.

Juga menstimulasi bahwa alam, manusia dan kehidupan itu tidaklah abadi, semua akan kembali kepada sang Khaliq. Maka kenapa ada silabus daur kehidupan manusia dalam pelajaran sains mulai dari dalam kandungan, bayi, anak-anak, dewasa, tua dan berakhir dengan kematian, agar anak dapat merasakan bahwa segala yang diciptakan akan berakhir.

Walau proses ini sebenarnya alamiyah dan pasti ada pada diri setiap anak. Namun pemikiran tersebut terkadang benar dan terkadang salah dan terkadang lari dari pemikiran itu sendiri. Maka tugas kitalah meluruskannya dan memberikan stimulasi berpikir benar sehingga fikrah ini mengantarkan anak untuk memiliki aqidah Islam dan dijadikan landasan dalam proses berpikir ananda.

Fikrah dalam rangka menyelesaikan fakta, misal kita mengatakan bahwa, roti ini mengandung zat babi maka roti ini haram, minum dan makan sambil berdiri dilarang, masuk kamar orang tua dalam 3 waktu aurat tidak boleh, mencuri haram, memukul adik tidak boleh, makan apel boleh, makan daging sapi boleh, berjilbab wajib, shalat lima waktu wajib, puasa senin kamis sunnah, qiyamullail sunnah, tilawah quran sunnah dsb.

Maka kenapa dalam stimulasi kita memberikan pelajaran adab di setiap kesempatan, kenapa kita berikan pelajaran fiqh, berikut dalil terhadap realitas yang dihadapi ananda untuk dinilai halal haramnya? Semua itu demi mewujudkan fikrah bagaimana ananda dapat menyelami bahwa hidup itu membutuhkan aturan, Allah Mudabbir.

Inilah stimulasi berpikir yang hendak kita jalani bersama ananda, dalam rangka mewujudkan fikrah dalam stimulasi berpikirnya dan menancapkan landasan aqidah sebagai salah satu pembangun dari kepribadian Islam ananda. Wallaahu a’lam bishshawab

Yanti Tanjung

Penulis buku parenting “Menjadi Ibu Tangguh”

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Hati-hati Merusak Kebahagiaan Orang Lain Tanpa Sadar
Berhenti Menghujat Saudara Sendiri di Sosial Media
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme
Kerap Terlupakan Orangtua Mendidik Adab Anak
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Jika Telah Caesar 3x, Apakah Boleh Steril/Tubektomi?
Sharing : Melahirkan Hanya 3 Kali Mengejan
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk