Melayani Suami: Belajar dari Seorang Istri Shalihah yang Telah Tiada

MuslimahZone.com – Seorang lelaki tua bercerita tentang istrinya yang telah tiada. Dari ceritanya, saya banyak belajar tentang ketulusan pelayanan seorang istri yang mampu menaklukkan hati suami.

Ini penuturannya:

“Bagaimana aku bisa menduakannya. Ia istri yang sangat berbakti dan setia kepada suami.

Ia selalu memasak dan menyiapkan makanan untukku. Selalu ada masakan kesukaanku tiap aku pulang ke rumah. Ia menyiapkannya dengan penuh cinta.

Ia selalu menemaniku makan. Walau kadang ia sudah makan duluan, namun ia selalu menemaniku di meja makan sambil menanyakan keperluanku.

Ia siapkan piring untukku. Ia ambikan nasi untukku. Tak jemu ia menemaniku walau sekedar duduk diam di sampingku. Ia melakukannya dengan penuh cinta.

Bagaimana aku bisa menduakannya. Ia istri yang sangat berbakti dan setia kepada suami.

Ia selalu mencuci dan menyeterika sendiri pakaianku. Ia tidak ingin pakaianku dicuci orang lain. Ia melakukannya dengan penuh cinta.

Ia menata pakaianku di almari dengan rapi dan wangi. Saat pagi, ia siapkan pakaian kerjaku menjelang aku berangkat mandi. Saat malam, ia siapkan pakaian tidurku.

Bagaimana aku bisa menduakannya. Ia istri yang sangat berbakti dan setia kepada suami.

Wangi, itu kesanku yang mendalam terhadapnya. Pakaianku selalu bersih dan wangi. Kamar tidurku selalu rapi dan wangi. Kamar mandiku selalu bersih dan wangi.

Walau di saat kami tengah punya bayi kecil, ia tidak membiarkan kamar tidurku bau ompol bayi. Ia sigap membersihkan kotoran bayi agar tidak merusak bau kamar tidur dan kamar mandi yang wangi.

Bagaimana aku bisa menduakannya. Ia istri yang sangat berbakti dan setia kepada suami.

Aku tidak menyuruh ia melakukan itu semua untukku. Ia melakukannya dengan penuh cinta.

Di rumah kami ada dua pembantu. Cukup untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah tangga itu. Namun untuk hal yang terkait denganku, ia tidak mau diurus pembantu.

Bagaimana aku bisa menduakannya. Ia istri yang sangat berbakti dan setia kepada suami.

Ia melakukan semua hal untuk memanjakan aku. Ia melakukannya dengan penuh cinta.

Kini aku berharap ia mendapatkan ampunan, rahmat dan bahagia di sisiNya. Balasan dari ketulusan pelayanan yang sempurna terhadapku.”

Oleh : Ustadz Cahyadi Takariawan

Sumber: fimadani.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Hati-hati Terjebak Syirik Kecil
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk