Maraknya LGBT di Kampus, Lajnah Mahasiswi MHTI Mengadakan Diskusi Publik

BOGOR, (Muslimahzone.com) – Puluhan mahasiswi dari 15 kampus di kota dan kabupaten Bogor, menghadiri diskusi publik yang diselenggarakan oleh Lajnah Khusus Mahasiswi Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Bogor. Bertempat di Kantor Sekretariat MHTI DPD II Kota Bogor, Jl. KS Tubun No. 19 Bogor, acara diskusi ini diselenggarakan pada Sabtu, (12/3/2016) sejak pukul 8.30 hingga 12.00.

Bertemakan “Maraknya LGBT di Kampus: Kritisi Paham Kebebasan dan HAM Atas Nama Akademik Merusak Potensi Intelektual”, acara diskusi berlangsung hangat.

Diskusi yang dipandu oleh Felycitia Iradati, pada sesi pertama menghadirkan 2 panelis, yaitu Siti Salwa Sutarman (dari Universitas Pakuan) dan Nenden Mirawati (dari Universitas Ibnu Khaldun). Salma memaparkan bahwa LGBT bukanlah sebuah opini baru, namun menemukan popularitasnya saat ini. “LGBT merupakan sebuah teori buatan manusia, dimana teori dapat berubah, berkembang, bahkan menghilang”, paparnya. Lewat jalur intelektual, diharapkan ada sebuah proses pembenaran terhadap penyakit kaum Nabi Luth ini.

Opini bahwa LGBT bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah pilihan terkait kecenderungan seksual seseorang, membuat kaum LGBT semakin berani menampakkan eksistensi mereka. Pandangan HAM dijadikan standar pembenaran perilaku ini. “Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam. Harusnya Islamlah yang menjadi trend. Hukum Allah mutlak ditaati”, tambah Salwa.

Adapun Nenden berpendapat,”Derasnya opini pro LGBT membuat orang memandang hal itu adalah sesuatu yang biasa. Jangan kita lupa bahwa kaum Nabi Luth dibinasakan, karena penyimpangan yang mereka lakukan terhadap fitrah dan hukum Allah. Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan dengan lawan jenis, bukan dengan sejenis. Tujuan pernikahan adalah untuk melestarikan keturunan. LGBT justru akan membuat manusia punah”.

Pada sesi kedua, acara dihadiri pembicara Firda Muthmainah, S.Si sebagai aktivis pemerhati generasi. Beliau menyampaikan bahwa penderasan opini LGBT yang berasal dari barat ini berkeinginan agar negara-negara yang belum menerima opini ini, menjadi melunak. Opini ini mengarahkan para intelektual untuk melakukan pengkajian dan penelitian, agar dapat disimpulkan bahwa LBGT adalah sesuatu yang harus diterima. Bahkan PBB lewat UNDP nya menggelontorkan Rp 108 miliar untuk mendukung LGBT di Asia. “Target LGBT adalah mendorong pranata hukum agar eksistensi mereka sah secara legal”, lanjutnya.

Menurut Firda, Lemahnya benteng ketaqwaan individu, diikuti dengan semakin tolerannya masyarakat terkait kebebasan berperilaku, membuka jendela lebar untuk penyebaran virus LGBT. Ditambah lagi pemerintah/negara yang tidak memiliki sikap yang tegas dalam melindungi rakyat, termasuk di dalamnya para generasi penerus.

Firda juga memaparkan lebih jauh, bahwa semua ini tidak mungkin terjadi dengan sistem yang diadopsi negara yang mengusung paham kebebasan bertingkah laku. Hanya sistem yang berasal dari Sang Pencipta Manusia lah yang akan melindungi rakyat dari virus LGBT, bahkan virus-virus menyesatkan lainnya. Landasan keyakinan terhadap keberadaan Allah dan bahwa Allah lah Yang Maha Benar, akan menghasilkan generasi yang mampu kembali menciptakan peradaban gemilang.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk