Lisanmu Dik, Layakkah Menjadi Contoh ?

Muslimahzone.com – Kabar yang tak kalah viral selain pernikahan Muzammil dan Sonia adalah beredarnya video adik kita yang diduga plagiat (juga). Video yang menggunakan kata-kata hampir sepenuhnya sama dengan Amanda Todd ini berisi curhatan yang seolah menggambarkan keadaan hatinya. Kita tentu ingat bahwa adik kita ini pernah membuat tulisan yang akhirnya telah diakuinya sebagai hasil karya orang lain. Akibat hal ini, dia banyak dibully di media sosial. Nah, video ini mungkin ungkapan atas bully tersebut yang isinya menggambarkan seolah ia ingin bunuh diri.

Tulisan ini mungkin tidak akan membahas dari sisi plagiatnya namun lebih kepada konten isi video tersebut. Lihatlah bahasanya dan apa maksud yang ingin disampaikan.

Pertama, dari sisi bahasa. Bahasa apa yang digunakan oleh adik kita ini? Bahasa Inggris. Ya, saya tahu. Namun di video tersebut dia mengumbar kata seperti Fuc*, Asshol*, Bastar*. Apakah bahasa ini layak diucapkan oleh seorang muslimah yang bahkan sudah berhijab. Astaghfirullahal adziim. Sudah hilangkah bahasa santun dan hikmah yang seharusnya menghiasi lisan para muslimah? Ataukah lebih nyaman dengan umpatan-umpatan yang mengikuti zaman kekinian.

Imam al Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu, ia mengatakan :

لَمْ يَكُنْ النَّيُِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاحِشًا وَلَا مُتَفَحِّشًا

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan orang yang perkataannya keji ataupun orang yang berusaha berkata keji. (HR al Bukhari, no. 3559)

Atau di dalam hadits lain dari Abu Syuraih, ia berkata pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ، دُلَّنِي عَلَى عَمِلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ

Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga.” Beliau bersabda,

إِنَّ مِنْ مُوجِبَاتِ الْمَغْفِرَةِ بَذْلُ السَّلامِ، وَحُسْنُ الْكَلامِ

Di antara sebab mendapatkan ampunan Allah adalah menyebarkan salam dan bertutur kata yang baik. (HR. Thabrani)

Selain itu, masih banyak dalil lain yang mengajarkan kepada kita tentang ajaran Islam terkait kebaikan dalam bertutur.

Rasanya ingin bilang, “Dik, sudahkah kau membaca dalil-dalil ini seperti dalil-dalil yang kau tuliskan dalam bukumu tentang agama warisan?” Inilah warisan sebenarnya yang telah turun temurun disanadkan oleh lisan-lisan mulia yang tidak mengharapkan ketenaran. Merekalah yang seharusnya yang menjadi figur untuk kita tiru. Bukan orang yang bahkan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri hanya karena dibully. Dia mungkin tidak punya iman, tapi kita ? Bukankah kita seorang muslimah. Berusahalah untuk memperbaiki diri, insya Allah kata-kata bully yang selama ini diterima akan berganti menjadi kalimat-kalimat indah pemaafan.

Kedua, dari sisi konten isi video. Ya, seperti dijelaskan sebelumnya bahwa isi video ini seolah menggambarkan keinginan untuk bunuh diri. Apa hukum bunuh diri dalam Islam?

Anas bin Malik radhiallahu’anhu mengatakan: “Seandainya aku tidak mendengar Nabi –shallallohu alaihi wasallam pernah bersabda ‘Janganlah mengharapkan kematian’, tentunya aku sudah mengharapkannya.” (HR. Bukhari, no. 7233)

Atau dalam hadits lain:

Janganlah mengharapkan kematian, dan jangan pula berdoa memohon kematian sebelum datang waktunya! Karena amalnya akan terputus jika ajal menjemputnya, dan karena umur seorang mukmin tidak akan menambah kecuali kebaikan baginya.” (HR. Muslim, no. 2682)

Jadi, apa yang dapat disimpulkan adalah bahwa seorang muslimah tidak layak untuk berkata-kata kasar apalagi dengan tujuan bunuh diri. Hendaklah kita berpikir ulang untuk melakukan suatu amalan jika tidak ingin berujung pada penyesalan. Daripada melakukan hal-hal yang jelas kontroversial, lebih baik memanfaatkan usia muda yang telah Allah subhanahu wata’ala berikan untuk melakukan aktifitas kebaikan seperti berdakwah mengajak manusia ke jalan kebenaran. Masih ada waktu untuk berhijrah menjadi muslimah yang lebih baik. Insya Allah.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk