Lisan yang Membangun

Muslimahzone.com – Tidak jarang ibu ataupun ayah saking kalah uslub menangani anak akhirnya keluarlah lontaran-lontaran lisan yang tidak membangun konsep diri positif bagi anak tetapi meruntuhkan kepribadiannya. Maksud hati anak bisa berhenti dari “potensi kepemimpinan” nya yang besar, yang susah diatur, susah menurut, kebal nasehat, cuek habis dsb., malah yang terjadi anak semakin melakukan perlawanan, makin keras suara ayah bunda yang dikeluarkan untuk memarahi semakin besar pula perlawanannya. Alih-alih muncul rasa takut pada diri anak justru malah semakin tidak betah dengan suasana rumah akhirnya mencari suasana nyaman di luar rumah, ke warnetlah, bermain dengan temanlah hingga tidak pulang-pulang dsb.

Fenomena yang ada, orang tua suka sekali mengeluarkan kata pamungkas semisal, kamu anak nakal, kamu anak bandel, kamu susah diatur, kamu sulit nurutnya dsb. Tahukah kita, sadar atau tidak lontaran kata-kata tersebut telah mampu merusak jiwa ananda bahkan meruntuhkan kepribadian Islamnya. Kata-kata itu sejatinya tidak berguna bagi perubahan ananda menuju lebih baik, justru bisa kita saksikan ananda alih-alih bisa menjadi baik bahkan semakin liar dan tidak terarah. Kata-kata itu juga tidak ada artinya selain membunuh cara pandang ananda dalam menjalani kehidupan.

Dan yang paling kita sadari bahwa bisa jadi kata-kata orang tua yang jelek-jelek itu yang ditujukan kepada anaknya bisa menjadi doa bagi anak tersebut yang saat itu juga dikabulkan doanya. Ketika seorang ibu mengatakan, kamu ini nakal banget tidak ada baik-baiknya. Lihatlah saat itu juga kata-kata itu terwujud pada diri ananda. Coba katakan, “Hai anak hebat berdamailah dengan temanmu dan jangan bertengkar.” “ Hariz Ulwan, kekuatannya digunakan untuk memukul musuh Allah ya, tidak pada saudara sendiri.” Dsb. Semua ini jauh lebih berguna bila disertai niat yang tulus agar anak menjadi baik.

Sejatinya tidak ada anak yang tidak bisa dibentuk menuju kesholehannya bila lisan ayah bunda penuh doa yang baik-baik. Lisan yang penuh harapan ini adalah motivasi yang kuat bagi terbangunnya konsep diri positif bagi anak. Namanya juga anak-anak belum bisa memahami kebaikan sempurna begitu pula belum memahami kejahatan sempurna, maka diperlukan orang tua untuk menjelaskan mana yang baik dan mana yang buruk secepat kilat agar informasi itu memenuhi benaknya untuk mengendalikan prilakunya. Maka tidak pantas rasanya dan tidak adil rasanya bila anak dihujani kata-kata yang buruk bagi kesalahannya. Bila ada ayah dan bunda yang seperti ini berarti mereka sudah kehilangan kecerdasan berbahasa untuk memotivasi ananda.

Oleh: Yanti Tanjung, Penulis buku parenting ‘Menjadi Ibu Tangguh’

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Hati-hati Merusak Kebahagiaan Orang Lain Tanpa Sadar
Berhenti Menghujat Saudara Sendiri di Sosial Media
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme
Kerap Terlupakan Orangtua Mendidik Adab Anak
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Jika Telah Caesar 3x, Apakah Boleh Steril/Tubektomi?
Sharing : Melahirkan Hanya 3 Kali Mengejan
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk