Level Fardhu Kifayah

Oleh : Ustadz Prof. Fahmi Amhar

Muslimahzone.com – Kalau disuruh memberi contoh fardhu kifayah, dari level siswa SD sampai lulusan S3 sepertinya sepakat, contohnya pengurusan jenazah. Contohnya kurang kreatif ya ?!

Betul. Karena setidaknya fardhu kifayah (FK) itu ada 3 level.

Level-1: FK yang bisa ditunaikan masyarakat, tak perlu menunggu negara.
Contohnya yaitu: mengurus jenazah (memandikan, mengkafani, menyolatkan, menguburkan).
Benar tak butuh negara? Iya, kalau di rumah ada sumur timba, dan menguburnya di pekarangan rumah saja.
Tapi kalau di kota, sumurnya pakai pompa listrik (dari PLN), atau airnya dari PAM, lalu nguburnya di pemakaman umum, lalu bikin Surat Keterangan Kematian, kayaknya tetap butuh negara dech.

Level-2: FK bisa ditunaikan masyarakat, tetapi akan jauh lebih efektif diselenggarakan secara sistemik oleh negara.
Contohnya: membangun masjid, menerima dan mendistribusikan zakat, mendirikan sekolah, mengeraskan jalan lingkungan, dsb.
Dulu zaman penjajahan, karena pemerintah kolonial tidak peduli itu, ya kita terpaksa lah, kita bangun masjid sendiri (karena ada fardhu ain sholat Jum’at), bikin panitia zakat (karena ada fardhu ain zakat), bikin sekolah atau pesantren (karena ada fardhu ain tholabul ilmi), kerja bakti mengeraskan jalan, dsb. Dampaknya, ada masjid yang kumuh sekali, atau cari dananya dengan ngecrek di tengah jalan (jadi biang macet); banyak muzakki yang tidak bayar zakat; banyak sekolah yang seperti kandang ayam; dan banyak jalan yang dibiarkan macam arena off-road

FK level 2 ini macamnya paling banyak. Bersama setiap fardhu ain, itu ada fardhu kifayah. Sholat yang fardhu ain, itu ada fardhu kifayah mengadakan air untuk wudhu, menyediakan tempat suci dari hadats dan najis, menunjukkan arah qiblat, mengumandangkan adzan pada waktunya, dsb. Betapa banyak orang di mall, terminal atau tempat wisata yang tidak sholat, karena FK ini tidak ditunaikan, dan negara abai persoalan ini?
Menikah itu aktivitas individu, tetapi ada FK membantu menikah mereka yang jomblo, FK mendamaikan pasutri yang bersengketa, sampai FK mengejar lelaki yang abai kewajibannya sebagai suami atau ayah bagi anak-anaknya.
Mengentaskan kemiskinan, memberantas kebodohan, menciptakan keamanan, hingga menegakkan keadilan, itu semua FK.

Level-3: FK yang hanya bisa ditunaikan negara sebagai wakil sah masyarakat, tidak boleh individu main sendiri.
Contohnya: menarik paksa zakat yang tidak dibayarkan, menghukum pelaku pidana (pencuri, koruptor, perampok, pembunuh, teroris, penjudi, pezina, pelaku pornografi/pornoaksi, pengedar miras/narkoba, murtadin, penoda agama dsb), mewakili umat dalam berhadapan dengan pemerintah luar negeri, termasuk jihad melawan agresi negara penjajah (harbi fi’lan) di luar negeri. Kalau ini dilakukan sendiri-sendiri, yang terjadi tidak cuma upaya itu jauh dari optimal, tetapi bahkan kekacauan.

Wallahu’alam.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Menutup Aurat Hanya Musiman
Polemik Zakat Profesi Bulanan
Perbedaan Pendapat tentang Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fithr
Ketika Mubahalah Telah Dipilih Sebagai Jalan Keluar
Ketika Tiga Kekuatan Menyatu di Bulan Ramadhan
Ada Keindahan Dibalik Ujian
Malam 1000 Bulan Pasti Hadir, Tidak Perlu Sibuk Mencari Tandanya
Sejauh Mana Kita Berbekal?
Adakah Rumah Tangga Ideal?
Kesederhanaan dalam Resepsi Pernikahan
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Nak, Silaturrahim Tak Hanya Saat Lebaran
Kunci Agar Anak Gemar Beribadah
Kunci Anak Agar Remaja Anda Jauh dari Kenakalan
Ma, Diperkosa Itu Diapain?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Hindari Fitnah Wanita, Istri Shalihah Gantinya
Halal Buat Kami, Haram Buat Tuan…
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Biji Ketapang Gurih dan Empuk
Renyah dan Gurihnya Kue Garpu
Menu Sahur : Pepes Tahu Teri Pedas
Es Cendol Segar untuk Keluarga Saat Berbuka