Kumpulan Nasehat Berharga Rasulullah untuk Aisyah Tercinta

MuslimahZone.com – Aisyah binti Abu Bakar r.a adalah salah satu istri Rasulullah SAW yang terkenal cerdas dan lincah. Bahkan, beberapa riwayat mencatat, Aisyah r.a adalah istri yang paling dicintai Rasulullah SAW setelah Khadijah binti Khuwailid.

Aisyah menikah dengan Rasulullah pada usia 6 tahun dan mulai tinggal serumah dengannya pada usia 9 tahun. Aisyah sempat merasakan hidup dan berumahtangga bersama Rasulullah selama kurang lebih 9 tahun karena ketika Aisyah berumur 18 tahun, Rasulullah dipanggil menghadap Allah SWT. Selama rentang waktu 9 tahun tersebut, Aisyah banyak menimba ilmu-ilmu syar’i langsung dari sumbernya.

Aisyah yang kritis, selalu bertanya kepada Rasulullah tentang perkara yang tidak dipahaminya. Dalam usia yang masih belia ini, pertanyaan-pertanyaan kritis Aisyah menjadi sumbangsih besar bagi perkembangan ilmu Fiqih dan syariat saat ini. Kamar Aisyah juga langsung bersebelahan dengan masjid nabawi tempat Rasulullah memberikan ceramah kepada para sahabat. Sehingga, Aisyah terbiasa menyimak setiap perkataan Rasulullah langsung dari kamarnya.

Rasulullah mendidik Aisyah dengan penuh cinta, kesungguhan dan niat yang tulus untuk mempersiapkan Aisyah menjadi Ummul Mukminin yang menguasai berbagai ilmu syar’i. Rasulullah juga memberikan pemahaman dan arahan yang baik bagi Aisyah untuk bertindak dan berperilaku sebagai Ummul Mukminin.

Berikut ini adalah beberapa nasehat inti yang diberikan Rasulullah untuk Aisyah. Dengan mempelajarinya, kita bisa mengambil hikmah dan meneladani akhlaq serta keilmuan Ummul Mukminin Aisyah r.a.

  1. Ibadah Haji Adalah Jihadnya Para Wanita

Suatu ketika, dalam sebuah riwayat, Aisyah bersikeras ingin menemani Rasulullah berjihad. Ia meminta kepada Rasul untuk diajak ikut serta jihad bersama beliau. Akan tetapi, Rasulullah menolak untuk mengajak Aisyah. Lantas Aisyah bertanya apakah jihad tidak diperbolehkan bagi wanita. Rasulullah menjawab “Jihad mereka adalah haji” (Sahih Bukhari, Bab Hajj Annisa No. 1861)

 

  1. Anjuran Untuk Bersedekah Kepada Tetangga Terdekat

Suatu hari, Aisyah berniat memberi sedekah kepada salah satu tetangganya. Akan tetapi, Aisyah bingung untuk menentukan tetangga mana yang lebih berhak terhadap sedekahnya. Ia pun mengadukan hal ini kepada Rasululah. Dengan lembut Rasulullah menjawab pertanyaan Aisyah “Kepada tetangga yang paling dekat pintunya dengan rumahmu,” (Sahih Bukhari, Kitab Assyuf’ah No. 2259)

  1. Mencintai Perjumpaan Dengan Allah

Ketika sedang bercengkrama dengan Aisyah, Rasulullah bersabda “Seorang Mukmin jika diberi kabar gembira oleh Allah tentang rahmat, ridho serta surgaNya, akan sangat senang berjumpa dengan Allah.” (Sahih Bukhari, Kitab Arraqaq No 6507)

  1. Memiliki Sikap Dan Ucapan Yang Lembut Kepada Orang Lain

Suatu hari ketika Rasulullah sedang berada di rumah Aisyah, ada tamu yang ingin berjumpa dengan Rasulullah dan mengetuk pintu. Tampak Rasul sedikit keberatan dan tidak nyaman dengan kehadiran tamunya. Namun Rasulullah tetap mempersilahkan tamunya masuk dan bersikap manis kepada tamunya. Sontak Aisyah heran, mengapa sikap Rasulullah bisa berubah. Rasulullah lalu berkata kepadanya “Wahai Aisyah, seburuk-buruk orang adalah dia yang ditinggalkan atau dihindari orang lain karena takut akan keburukannya” (Sahih Bukhari Kitab Al-Adab No. 6054)

  1. Melarang Aisyah Untuk Mencela/Memaki Binatang

Ketika dalam suatu perjalanan jauh bersama Rasulullah, Aisyah merasa kesal dengan untanya lalu ia memaki unta tersebut. Mendengar hal ini, Rasulullah dengan lembut mengingatkan Aisyah “Sesuatu yang terlaknat tidak boleh menyertai perjalananku,” (Musnad Ahmad, 6/72. No. 24478). Hadits Rasul ini sebagai nasehat bagi Aisyah agar tidak memaki/melaknat binatang.

  1. Peringatan Tentang Bahaya Ghibah

Adapun salah satu sifat Aisyah adalah pencemburu. Suatu ketika, Aisyah sedang membicarakan salah satu ‘madu’nya, yaitu istri Rasulullah yang lain, Shafiyyah. Aisyah membicarakan dan memberi isyarat tentang tubuh Shafiyyah yang kecil (membicarakan fisik orang lain). Maka mendengar hal semacam itu dikatakan Aisyah, Rasulullah bersabda “Engkau telah mengucapkan kalimat yang jika kau campurkan dengan air laut niscaya air yang jernih itu akan keruh seluruhnya. Aku tidak pernah senang mendengarkan cerita tentang seseorang bahwa dia begini dia begitu” (Sunan Abu Daud Kitab Al-Adab No. 4875)

  1. Tidak Menghitung-Hitung Dan Mengingat Sedekah

Suatu ketika Aisyah baru saja bersedekah kepada orang miskin. Tidak lama setelah ia menyedekahkan hartanya, Aisyah menyuruh salah satu budaknya untuk mengikuti dan melihat apa yang dilakukan orang miskin tersebut setelah diberi sedekah. Menyaksikan hal ini, Rasulullah memberikan nasehat yang baik untuk Aisyah tentang adab dalam bersedekah. “Janganlah engkau menghitung-hitung pemberianmu sehingga engkau nanti juga akan dihitung-hitung” (Musnad Ahmad, 6/70, No. 24545)

  1. Tidak Memasukkan Lukisan Ke Dalam Rumah

Ketika Aisyah sedang sendiri di rumahnya, ia memasangkan sarung bantal barunya yang memiliki lukisan di sisinya. Ketika Rasulullah ingin memasuki rumahnya, ia seketika berhenti di depan pintu dan enggan memasukinya, karena merasa heran Aisyah pun bertanya kepada Rasulullah apa yang menyebabkannya enggan masuk. Rasulpun bersabda “Orang-orang yang memiliki lukisan ini akan disiksa pada hari kiamat dan kepada mereka dikatakan ‘hidupkanlah apa yang kalian lukis’. Rumah yang ada lukisannya tidak akan dimasuki malaikat” (Sahih Bukhari Kitab Al-libas Bab Tashawir No. 5961).

Sumber: muslimdaily/dakwahmedia

(fauziya/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk