Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami

Muslimahzone.com – Perempuan itu biasanya perasaannya sensitif dan gampang terbawa perasaan, bahkan setelah menikah pun banyak perempuan yang kadar bapernya makin bertambah.

Bagaimana kira-kira jika istri memiliki perasaan tidak bisa membahagiakan suaminya? Bukankah perasaan seperti ini sangat menyiksa dan membuat sedih.

Berikut ini tips untuk mengatasi rasa takut dan khawatir karena tidak bisa membahagiakan suami:

1. Tanyakan pada suami hal-hal apa saja yang ia suka dan yang ia tidak suka, tugas kita HANYALAH melakukan yang suami suka dan menjauhi hal yang suami tidak sukai.

Terkadang kita selaku perempuan berlagak ‘sok tahu’ menganggap diri sendiri sudah melakukan yang terbaik, padahal terbaik versi kita bisa jadi berbeda dengan terbaik versi suami.

Maka, berusahalah melakukan hal yang terbaik versi suami, bukan versi diri kita sendiri.

2. Pahamilah bahwa yang bertanggungjawab terhadap kebahagiaan seseorang adalah orang itu sendiri.

Tidak ada seorang pun yang bisa membahagiakan diri Anda jika Anda tidak mengizinkan hati sendiri untuk merasa bahagia. Sama juga, kalau suami kita tidak bahagia, jangan serta-merta menyalahkan diri kita selaku istri.

Introspeksi diri sih harus, tapi tidak perlu menuntut diri kita untuk membahagiakan orang lain, karena kebahagiaan itu tanggungjawab masing-masing.

Kita takkan pernah bisa memuaskan orang yang memang tidak pandai bersyukur. Jika suami selalu saja merasa kurang, selalu saja mengeluh, selalu saja menuntut hal yang lebih baik, kalau itu yang dilakukan suami, sangat mungkin masalahnya ada pada diri suami.

3. Merelakan suami melakukan poligami?

Poligami bukanlah hal yang diharamkan dalam Islam, jika istri memang senantiasa merasa tidak mampu membahagiakan suami, istri bisa menganjurkan suami untuk melakukan poligami, meskipun hal ini belum tentu menjadi solusi.

4. Ingatlah, kebahagiaan rumah tangga biasanya tergantung kebahagiaan istri

Seorang istri yang bahagia bisa menularkan kebahagiaan pada suami, pada anak-anak, dan pada sekitarnya. Jika kita melihat suami tidak bahagia, jangan-jangan karena diri kita sendiri sedang tidak bahagia? Berbahagialah dan kebahagiaanmu serta kepercayaan dirimu akan membuat pasanganmu ikut terpengaruh.

(ummi-online/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Hati-hati Merusak Kebahagiaan Orang Lain Tanpa Sadar
Berhenti Menghujat Saudara Sendiri di Sosial Media
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme
Kerap Terlupakan Orangtua Mendidik Adab Anak
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Jika Telah Caesar 3x, Apakah Boleh Steril/Tubektomi?
Sharing : Melahirkan Hanya 3 Kali Mengejan
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk