Ketika Bayi Menendang Perut Ibu

Muslimahzone.com – Semakin besar kandungan semakin terasa pula pergerakan bayi dalam rahim. Setelah melewati usia kandungan 4 bulan biasanya gerakan bayi baru terasa. Bayi seperti menendang-nendang rahim ibu. Untuk yang baru pernah merasakan ini tentunya sangat membahagiakan sekaligus membuat cukup terkejut.

Dalam artikel bidanku ini akan dibahas tentang gerakan bayi dalam rahim:

***

Bermacam gerakan bayi terkadang dapat membuat ibu sangat sangat bahagia, namun terkadang bercampur dengan perasaan khawatir yang akhirnya menimbulkan banyak pertanyaan, seperti apakah gerakan bayiku ini normal ataukah berlebihan? Gerakan yang sering dilakukan oleh bayi biasanya memiliki keunikan yang berbeda. Gerakan yang dilakukan oleh bayi sangat beragam dan terjadi dalam kurun waktu yang berbeda juga. Biasanya bayi dengan pertumbuhan di dalam rahimnya baik dan sehat, maka bayi tersebut akan bergerak lebih sering dan aktif. Dengan begitu, sang ibu dapat dengan mudah mengenali gerakan bayi jika sedang menurun.

Bagi ibu yang memiliki badan yang cenderung kurus kemungkinan besar gerakan bayi anda akan terasa lebih cepat dibandingkan dengan ibu lainnya yang mempunyai badan lebih gemuk. Ibu dapat merasakan gerakan bayi saat usia kandungan memasuki 16-22 minggu, walaupun sebenarnya bayi sudah dapat bergerak pada usia kandungan 7 atau 8 minggu. Dan anda juga sudah dapat melihat aksinya saat anda melakukan pemeriksaan menggunakan ultrasonografi. Pada usia kandungan memasuki 5 bulan, saat itu ibu akan mulai merasakan kegelisahan yang dialami oleh sang bayi atau hanya sekedar menggeliat. Namun gerakan yang dilakukan oleh sang calon bayi akan semakin terasa pada saat bayi tersebut melakukan aksinya dan tendangannya akan terasa sangat kuat disebabkan semakin kuat otot-otot kecilnya dan sistem motorik bayi yang sedang bekembang.

Ibu yang baru saja menjalani kehamilan dapat merasakan beberapa gerakan bayi pada usia kehamilan berusia 18-24 minggu. Namun hal itu disebabkan juga oleh faktor-faktor yang bisa mempengaruhi cepat atau tidaknya sang ibu dapat merasakan gerakan bayi, faktor yang pertama berat badan sang ibu, tempat plaenta dan berapa kali sebelumnya anda mengalami kehamilan. Pada saat ibu melakukan aktivitas sehari-hari, itu bisa membuat bayi anda terbuai hingga tertidur. Namun pada saat ibu sedang beristirahat, pada saat itu ibu baru merasakan kegiatan bayi tersebut. Setelah makan biasanya kadar gula di dalam darah meningkat sehingga dapat memberikan energi bagi bayi, atau ketika ibu cemas sang bayi juga akan merasakan hal yang sama. Berbeda ketika ibu sedang rileks, bayi akan terasa seperti sedang terbangun.

Setelah memasuki trimester 3 atau usia kandungan memasuki 7 bulan, biasanya dokter menganjurkan ibu untuk menghitung jumlah tendangan bayi setiap harinya. Pilihlah waktu yang tepat untuk merasakan tendangan bayi. Duduk dengan tenang atau berbaring pada satu sisi agar perhatian ibu tidak teralihkan. Hitung seluruh gerakan yang dilakukan seperti gerakan meninju dan menendang. Jika dalam kurun waktu 1 jam tidak kunjung melakukan 10 gerakan, maka ibu harus segera mengkonsumsi buah-buahan, berbaring atau berjalan-jalan, itu berguna untuk membangunkan bayi tersebut. Jika dalam waktu 2 jam gerakan yang bayi anda hasilkan kurang ataupun lebih dari 10 gerakan maka segeralah konsultasikan pada dokter anda.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk