‘Ketidaktaatan’ Abu Ubaidah yang Membuat Umar bin Khattab Menangis

MuslimahZone.com – Para Sahabat adalah figur pemimpin terbaik setelah wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Mereka adalah sosok teladan yang mungkin sangat jarang ditemukan di masa sekarang. Dari mereka kita banyak belajar arti sebuah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kisah berikut menggambarkan tentang sebuah tanggung jawab dalam kepemimpinan yang dikutip dari kisahikmah. Semoga kita bisa mengambil pelajaran:

Sebagai amirul mukminin, perintah Umar bin Khattab selalu ditaati oleh Abu Ubaidah bin Jarrah. Namun kali ini, Abu Ubaidah bin Jarrah tidak bisa memenuhi perintah sang khalifah.

Negeri Syam, wilayah yang dipercayakan kepada Abu Ubaidah sebagai gubernurnya, sedang terserang wabah sampar yang ganas. Sebelumnya, wilayah itu selalu dipenuhi keberhasilan dan kemenangan. Abu Ubaidah berhasil memperluasnya hingga Furat di bagian timur dan Turki di bagian utara.

Umar bin Khattab tak mau Abu Ubaidah tertular wabah tersebut. Maka ia pun menulis surat perintah:

“Aku memiliki keperluan yang tak boleh engkau wakilkan kepada siapapun kecuali engkau sendiri yang mendampingiku di sini. Jika surat ini sampai di tanganmu pada malam hari, segeralah berangkat tanpa menunggu pagi. Dan jika surat ini sampai di tanganmu pada siang hari, segeralah berangkat tanpa menunggu malam tiba.”

Mendapat surat perintah tersebut, Abu Ubaidah tidak berangkat ke Madinah. Ia hanya mengirimkan sebuah surat jawaban.

“Wahai Amirul Mukminin,” demikian isi surat tersebut dibaca oleh Umar bin Khattab, “aku telah memahami keperluan Anda. Namun aku sedang berada di tengah-tengah kaum muslimin yang sedang ditimpa malapetaka di Syam ini. Tak pantas bagiku menyelamatkan diri sendiri. Aku tak mau meninggalkan mereka hingga Allah menetapkan takdirNya atas diriku dan mereka. Jika surat ini sampai di tangan Anda, bebaskanlah aku dari perintahmu dan izinkan aku tetap tinggal di Syam ini.”

Usai membaca surat tersebut, Umar bin Khattab menangis tersedu-sedu. Sebagian sahabat bertanya, “Apakah Abu Ubaidah wafat wahai Amirul Mukminin?”

“Tidak… namun kematian itu telah dekat kepadanya,” jawab Umar bin Khattab, masih dengan mata sembab. Basah oleh air mata.

Dugaan Umar benar. Tak lama setelah itu tersiar kabar bahwa Abu Ubaidah wafat tertular sampar.

Demikianlah contoh pemimpin Islam di masa lalu. Mereka sangat peduli dengan rakyatnya dan tidak mau meninggalkan mereka dalam kondisi menderita. Umar bin Khattab terkenal dengan prinsipnya:

‘Aku harus menjadi orang yang pertama lapar jika rakyatku kelaparan. Dan aku akan menjadi orang yang terakhir kenyang setelah seluruh rakyat merasa kenyang.’

Abu Ubaidah juga demikian. Ia tak mau menyelamatkan dirinya sendiri sementara rakyatnya sedang dalam masalah menghadapi wabah. Meskipun beresiko tertular, ia terus membersamai mereka. Merawat dan melayani mereka. Hingga takdir Allah yang bicara, hingga ajal tiba.

Allahumma shalli ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala ‘aalihi wa ashaabihi ‘ajma’iin. Ya Allah… sampaikan shalawat atas Nabi kami Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya.

(fauziya/muslimahzone.com)

One Response

  1. Suhardin

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk