Ketakutan Paling Umum Selama Masa Kehamilan

MuslimahZone.com – Bunda yang sedang hamil mungkin sering merasa was-was karena berbagai hal, mulai dari kekhawatiran akan makanan yang dikonsumsi, hingga ketakutan akan terjadinya keguguran. Ketakutan yang dialami bunda adalah hal yang positif selama tidak berlebihan, jika bunda mengkhawatirkan kondisi kandungan, segera temui dokter untuk berkonsultasi.

Berikut adalah 6 kekhawatiran yang paling umum dialami oleh wanita hamil beserta ulasannya dari sisi medis.

  1. Takut akan berbaring di atas perut

Banyak ibu yang takut akan berganti posisi badan ketika sedang tertidur dan akhirnya berbaring tengkurap di atas perut tempat janin bersemayam. Mungkin memang terdengar menakutkan karena sepertinya sang ibu bisa saja menggencet si janin dan melukainya. Akan tetapi, ternyata bunda boleh merasa tenang. Tubuh kita diciptakan dengan ruang yang sangat memadai bagi bayi sehingga tidur tengkurap, terutama pada masa-masa awal kehamilan sangatlah aman. Pada saat perut mulai membesar, sangat sulit bagi bunda untuk tidur tengkurap dengan nyaman di saat tengah tertidur sehingga hal inipun tidak perlu dikhawatirkan.

  1. Khawatir memakan makanan yang salah

Bunda yang sedang hamil mungkin pernah khawatir akan makanan yang dikonsumsi. Kekhawatiran itu mungkin sangatlah besar sehingga bunda mengecek setiap label makanan untuk memastikan tidak ada zat berbahaya di dalamnya. Memang benar, ada makanan-makanan yang sangat dianjurkan dan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Akan tetapi, kecuali daging mentah, seafood, susu atau keju yang tidak dipasteurisasi, dan minuman beralkohol, makan dan minuman lain boleh dikonsumsi dalam batas tertentu. Misalnya kafein, meskipun dipercaya sebagai zat yang kurang baik bagi janin, ia boleh dikonsumsi selama kurang dari 200 mg setiap harinya. Jadi, jangan khawatir berlebihan tentang makanan selama hamil, namun jagalah supaya bunda mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang setiap hari.

  1. Keguguran

Keguguran tentu adalah salah satu hal yang paling ditakuti oleh seorang wanita yang tengah hamil. Akan tetapi, jangan sampai ketakutan tersebut mempengaruhi emosi bunda secara berlebihan dan malah menimbulkan stres. Sebenarnya, keguguran sering terjadi pada trimester pertama dan resikonya menurun secara signifikan setelah usia kandungan mencapai 12 minggu. Jadi, kemungkinan terjadinya keguguran setelah usia kandungan tersebut sangatlah kecil.

  1. Cacat pada bayi

Sebagian wanita hamil mungkin pernah mengalami kekhawatiran tentang kesehatan bayi yang dikandungnya, mengingat banyaknya tayangan di televisi yang mengangkat topik cacat lahir pada bayi. Sebenarnya, angka cacat lahir pada bayi di dunia tidaklah sebesar yang kita pikirkan. Di Amerika Serikat misalnya, rata-rata angka cacat lahir, baik besar maupun kecil hanyalah sekitar 3% dari total kelahiran setiap tahunnya. Cacat lahir memang mungkin terjadi, namun sebaiknya jangan khawatir berlebihan sebelum melakukan pemeriksaan medis. Kekhawatiran yang berlebihan dapat memicu stres yang malah dapat merugikan kesehatan bunda dan si kecil.

  1. Pecahnya kantung ketuban

Pecahnya kantung ketuban memang mungkin terjadi, khususnya pada saat usia kehamilan mencapai 9 bulan atau lebih. Pecahnya kantung ketuban biasanya dipicu oleh kontraksi yang menandakan bahwa si bayi akan segera lahir. Sayangnya, pecahnya kantung ketuban terkadang tidak bisa diprediksi. Bila hal ini terjadi, yang terpenting adalah tetap memiliki kontak dengan orang lain yang bisa menolong. Karena itu, sebaiknya bunda tidak bepergian tanpa ditemani pasangan atau anggota keluarga lain ketika waktu persalinan semakin dekat.

  1. Kelahiran prematur

Kelahiran prematur memang terjadi pada beberapa kehamilan. Akan tetapi, bunda tidak perlu khawatir karena sebagian besar kelahiran prematur telah diprediksi oleh dokter, sehingga dokter bisa memberi peringatan kepada ibu hamil yang beresiko mengalami kelahiran prematur. Kelahiran prematur biasanya terjadi bila ada riwayat kelahiran prematur di kehamilan sebelumnya, pada kehamilan kembar, dan ketika uterus ibu tidak terbentuk sempurna. Kelahiran prematur memang bisa terjadi tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, namun kemungkinannya sangat kecil. Jadi, tetaplah tenang dan lakukan cek kehamilan secara teratur ke dokter.

(balitapedia/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk