Kenapa Sentuhan Seorang Ibu Penting Untuk Bayinya?

MuslimahZone.com – Orang tua tentunya sangat menginginkan anaknya menjadi anak yang Shalih. Dan itu merupakan kewajiban kita sebagai orang tua. Karena seorang anak yang jadi nasrani, yahudi dan majusi adalah tergantung orang tuanya. Begitu juga anak kita. Pilihan ada pada diri kita, mau dibentuk menjadi apakah anak-anak kita kelak.

Mari kita renungkan sejenak, kenapa bayi kucing setelah beberapa hari dapat berdiri namun berbeda dengan bayi manusia?. Bayi manusia perlu 1 tahun untuk bisa berdiri. Itu karena dalam bayi manusia terdapat otak yang pada masa 0 sampai 2 tahun sedang tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Usia bayi saat 0 hingga 2 tahun memerlukan stimulus yang positif dari orang tuanya. Karena dalam otak bayi tersebut terjadi sambungan kurang lebih 1, 8 juta per detik. Mungkinkah terjadi sambungan jika kita hanya membiarkan mereka?

Setiap tahunnya ada bagian otak yang sedang berkembang. Tiap periode, bagian otak yang berkembang itu letaknya berbeda-beda. Hal ini sering dikenal dengan siklus 9 tahunan. Perkembangan otak manusia dibagi menjadi beberapa periode sembilan tahunan. Periode sembilan tahun pertama adalah saat bayi berusia 0 – 9 tahun.

Pada tahun pertama, yang berkembang pada bayi adalah otak kiri bagian dalam. Pengetahuan tentang nama-nama adalah hal yang paling penting pada periode ini. perbanyaklah berbicara dengannya karena otaknya sedang haus dengan vocabulary baru. Jika pada tahun pertama ini bayi tidak sering diajak bicara justru memperlambat perkembangan otak kiri bagian dalamnya.

Terkadang terlihat lucu jika kita sebagai orang tua berbicara dengan bayi. Sebagian berkata, apakah bayi akan mengerti?. Padahal dengan mengajak bayi berbicara artinya orang tua telah memberi stimulus positif bagi perkembangan otak kirinya.

Pada tahun kedua, pertumbuhan bayi berganti program. Pada umur dua tahun, bayi mulai belajar tentang perasaan dan kasih sayang. Pada tahun ini berilah limpahan kasih sayang yang cukup karena limbik kanan bagian luar sedang tumbuh membesar. Bentakan dan kekerasan pada umur ini akan membekas dan melukai hatinya. Ajak ia untuk berinteraksi lebih sering. Interaksi dengan orang lain terutama yang sebayanya. Kemampuan komunikasi non verbal pada umur dua tahun ini begitu penting untuk pembesaran otaknya.

Oleh karena itu kita sebagai orang tua jangan sampai menyia-nyiakan waktu kebersamaan kita dengan si kecil.

(fauziya/detikislam/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Ustadz Abdul Somad : Mengapa Allah Menyisakan Kaum Yahudi?
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk