Kado Indah Di Hari Valentine

MuslimahZone.com – Ungkapan rasa cinta bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah dengan memberikan coklat, itu anggapan sebagian orang. Coklat identik dengan valentine, ya, hari raya valentine. Hari rayanya pasangan muda mudi yang dimabuk cinta, dan mayoritas dari mereka berstatus pacaran. Namun apakah para pengungkap cinta itu mengerti apa arti cinta yang sesungguhnya? Apakah paham hakikat dari cinta itu sendiri?

Secara umum rasa cinta dibagi menjadi 4 jenis, yaitu rasa cinta yang hukumnya wajib, hukumnya mubah, hukumnya haram, dan hukumnya syirik.

  1. Cinta yang hukumnya wajib

Cinta yang hukumnya wajib adalah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Mencintai apa yang Allah dan Rasul-Nya cintai, dan membenci apa yang Allah dan Rasul-Nya benci. Misalnya mencintai orang yang mentauhidkan Allah, dan membenci orang yang menyekutukan Allah. Mencintai orang yang menjalankan sunnah Nabi, dan membenci para pelaku bid’ah.

  1. Cinta yang hukumnya mubah

Cinta yang ini hukumnya boleh-boleh saja, karena hal ini merupakan tabi’at setiap manusia, yang tidak boleh tidak setiap manusia memilikinya. Misalnya adalah rasa cinta orang tua kepada anaknya, dan sebaliknya. Rasa cinta suami kepada istrinya, dan sebaliknya.

  1. Cinta yang hukumnya haram

Syarat cinta menjadi haram adalah jika rasa cinta itu melebihi rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah: Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Q.S. At-taubah : 24)

  1. Cinta yang hukumnya syirik

Cinta yang hukumnya syirik adalah rasa cinta yang disertai pengagungan dan ketundukan. Dua hal itu yang menjadi tolak ukur status cinta yang hukumnya boleh jadi mubah, atau haram menjadi cinta yang hukumnya syirik.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah” (Q.S. Al-Baqarah : 165)

Ayat di atas memiliki 2 tafsiran, yaitu

  1. Rasa cinta orang-orang musyrik kepada berhalanya, sama dengan rasa cinta orang-orang yang beriman kepada Allah
  2. Orang-orang musyrik selain mencintai Allah, mereka juga memberikan rasa cinta kepada selain Allah

Hukum Cokelat di Hari Valentine

Sekarang mari kita tilik kembali, orang-orang yang memberikan coklat pada hari valentine termasuk rasa cinta yang mana? Penulis katakan termasuk rasa cinta yang haram, kenapa? Karena orang yang melakukan hal tersebut, lebih cinta pada pasangannya daripada Allah sehingga ia berani melakukan hal-hal yang Allah haramkan.

Muda mudi yang berpacaran, jangankan memberikan coklat, bahkan keperawanan pun bisa diberikan. Itulah dampak buruk bagi mereka yang berpacaran, mereka berani melanggar hukum Allah.

Selama ini, memberikan coklat dianggap hal yang biasa, bahkan remeh. Padahal dampak ke belakangnya sangat besar, terutama bagi seorang muslimah. Seorang muslimah yang menjaga kehormatannya, tidak akan melakukan perbuatan yang akan merusak dirinya, meskipun itu hal yang kecil.

Perayaan hari valentine juga bukanlah perayaan kamu muslimin, sehingga sebagai seorang muslimah yang baik agamanya, wajib untuk menjauhi dan menasehati saudarinya agar tidak ikut-ikutan terjerumus ke dalam perbuatan yang Allah larang.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Semoga Allah jaga dari perbuatan yang sedikit demi sedikit akan menggiring kita kepada perbuatan yang dimurkai Allah, dan perbuatan orang-orang kafir.

Wallahul Muwaffiq.

Penulis: Wiwit Hardi P

Sumber: Muslimah.Or.Id

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk