Jenis Gangguan Kesehatan yang Disebabkan Jamur pada Anak Balita

MuslimahZone.com – Beberapa jamur yang biasa tumbuh di lingkungan rumah seperti jamur yang tumbuh di lemari kayu, di dinding, dan buku yang lembab termasuk jamur yang tumbuh pada makanan kadaluarsa, terkadang dapat memicu gangguan medis termasuk bagi si kecil. Beberapa jenis jamur tersebut  dapat memproduksi allergen yaitu komponen yang dapat memicu reaksi alergi bagi si kecil yang sensitif terhadap jamur.

Reaksi alergi adalah gangguan kesehatan paling umum dari jamur. Gejala-gejala alergi tersebut dapat nampak langsung atau beberapa saat setelah terjadi kontak dengan jamur baik secara langsung maupun tidak langsung melalui udara. Baik jamur yang tumbuh dan sporanya dapat memicu reaksi alergi tersebut.

Gejala-gejala alergi jamur pada anak balita                         

Gejala alergi jamur pada si kecil dapat berupa hidung berair, bersin-bersin, batuk, sesak nafas, mata merah dan berair, kulit kemerahan, atau gatal-gatal. Bagi beberapa orang yang mengidap asma dan juga sensitif dengan jamur, kontak dengan bagian jamur dapat memicu serangan asma. Pada beberapa kasus, gangguan kesehatan akibat jamur tertentu tidak hanya dialami oleh mereka yang sensitif terhadap jamur.

Beberapa jenis jamur dapat menyebabkan iritasi pada bagian mata, kulit, dan saluran pernafasan. Sebagai contoh, jamur hitam ‘Stachybotrys’ mampu memproduksi racun yang dikenal dengan sebutan ‘mycotoxins’ dan dapat menyebabkan iritasi terutama pada bagian kulit dan saluran pernafasan.

Dampak berbahaya serangan jamur bagi si kecil

Dalam beberapa kasus, si kecil yang sensitif dapat mengalami kondisi alergi jamur akut. Gejala-gejala yang biasa nampak diantaranya adalah demam tinggi dan kesulitan bernafas. Si buah hati yang mempunyai gangguan sistem kekebalan atau yang mengidap penyakit paru-paru akut, beresiko terkena infeksi jamur di bagian organ paru-parunya.

Para ahli menyatakan bahwa sangat sulit untuk memprediksi seberapa parah dampak yang disebabkan oleh serangan jamur pada balita, oleh karenanya sangat disarankan agar ayah bunda selalu berupaya untuk menjaga kondisi lingkungan tempat tinggal si buah hati selalu dalam keadaan bersih dan terbebas dari jamur.

Hal yang dapat dilakukan untuk menghindari bahaya serangan jamur

  1. Pastikan untuk secara rutin membersihkan bagian-bagian rumah terutama daerah yang kurang terkena cahaya matahari. Keringkan bagian lemari atau buku yang terkena percikan air di bawah sinar matahari sampai benar-benar kening.
  2. Pastikan membuang makanan-makanan yang sudah kadaluarsa atau tidak layak makan untuk menghindari tumbuhnya jamur pada makanan tersebut.
  3. Lakukan pembersihan lemari es secara berkala terutama di bagian cooler. Jangan dikira jamur tidak dapat tumbuh dalam lemari es, beberapa jenis jamur bahkan dapat tumbuh subur di beberapa bagian dari lemari es.
  4. Jika jamur tumbuh di dinding, baiknya lakukan pengecatan ulang dengan cat anti jamur yang banyak terdapat di pasaran. Pastikan untuk membersihkan tembok yang ditumbuhi jamur sebelum melakukan pengecatan.
  5. Selalu gunakan masker saat membersihkan jamur, spora-spora jamur dapat dengan mudah terbang di udara dan terhisap masuk kesaluran pernafasan.

Jika si buah hati mengalami alergi jamur

Alergi bukanlah penyakit, melainkan reaksi berlebih dari tubuh terhadap benda asing yang dalam hal ini adalah jamur. Jika si kecil mengalami gejala-gejala alergi setelah kontak dengan jamur, pastikan si buah hati jauh dari penyebab jamur, pada kasus ringan, gejala tersebut akan hilang saat si kecil dijauhkan dari sumber penyebab alergi.

Jika si kecil mengalami gejala alergi akut, segera bawa ke dokter terdekat untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan medis lebih lanjut.

(balitapedia/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Hati-hati Terjebak Syirik Kecil
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk