Jauhkan Diri Dari Meremehkan Pasangan

MuslimahZone.com – Pasangan suami istri, bagaimanapun keadaannya adalah manusia biasa yang pasti memiliki kekurangan dalam dirinya. Namun, kekurangan yang mereka miliki bukanlah sesuatu yang harus direndahkan ataupun diremehkan. Dalam berumah tangga, justru menjadi tugas suami ataupun istri lah untuk melengkapi kekurangan pasangannya yang terjalin dari sikap saling memahami. Inilah salah satu jalan terciptanya keharmonisan hubungan.

Hendaklah nasehat dari Muslimah berikut dapat menjadi renungan bagi pasangan suami istri dalam menggapai kedamaian dalam rumah tangga.

Ada sebagian suami atau mungkin juga istri, yang memiliki kebiasaan meremehkan pasangannya. Apapun alasannya dan bagaimanapun keadaannya, meremehkan pasangan merupakan perkara yang tidak boleh dibiasakan dalam sebuah keluarga. Mungkin saja hal semacam ini bermula dari sekedar bercanda dengan mengatakan sesuatu yang merendahkan pasangan kita, meskipun tujuannya hanya untuk meledek, seperti mengatakan atau menyindir sesuatu yang tidak bisa dikerjakan oleh suami atau istri, meledek kekurangan pasangan atau membandingkan dengan orang lain.

Sikap meremehkan pasangan hidup, meskipun dalam perkara yang sederhana, sama artinya kita menyamai benih pertikaian dalam rumah tangga. Perlahan namun pasti, ia menjadi boomerang bagi kita dan dapat berubah menjadi pertikaian besar. Jika sudah demikian adanya, maka jangan harapkan keharmonisan keluarga akan terwujud indah.

Meremehkan merupakan sikap memandang sepele atau tidak penting atau memberikan penilaian di bawah nilai obyektif yang seharusnya diberikan, baik dengan perkataan, sikap maupun perbuatan yang ditujukan kepada orang lain. Suami yang memiliki kebiasaan demikian biasanya cenderung untuk tidak pernah menghargai istrinya, merasa kurang dengan apa yang telah dikerjakan istrinya dan tidak pernah mengucapkan “terima kasih” atas kebaikan dan pengabdian istri.

Begitu pula sebaliknya, istri yang suka meremehkan suaminya akan menilai setiap jerih payah sang suami sebagai suatu usaha yang biasa, atau bahkan dianggap di bawah standar, merasa selalu kurang dengan pemberian suami, dan enggan untuk menaati setiap perintah dan kata-kata suaminya. Padahal, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan bahwa seseorang yang beriman adalah yang senantiasa menjaga perkataannya dari mengucapkan sesuatu yang sia-sia, yaitu dengan selalu memilih antara berkata baik atau diam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah berkata baik atau diam.” (HR. Muslim)

Kebiasaan merendahkan pasangan dapat berkembang menjadi sikap atau perkataan yang bersifat merendahkan. Sikap merendahkan pasangan hidup bisa ditujukan langsung kepada sang suami atau istri atau justru dibeberkan dengan begitu bersemangatnya di hadapan orang lain. Setiap kekurangan pun menjadi tidak harmonis dan perpecahan seolah tinggal menunggu waktu.

Sikap meremehkan atau merendahkan pasangan hidup jangan sampai ada dan berkembang di dalam keluarga muslim. Sudah seharusnya masing-masing pihak memahami dan menerima setiap kekurangan dan kelebihan pasangannya. Menghindari sikap meremehkan atau merendahkan pasangan wajib untuk dilakukan jika memang kita menghendaki predikat sakinah, mawadah, dan rahmah.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk