Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!

Oleh : Asri Supatmiati

Muslimahzone.com – Tahun baru, seharusnya nggak ada yang istimewa. Tapi, tiap orang tetiba punya resolusi alias mimpi-mimpi yang ingin direalisasikan setahun ke depan. Kalau boleh kasih saran, gimana kalau resolusinya adalah boikot ide sesat. Wah, apaan tuh?

Kamu pasti tahu kan, Desember lalu masih hangat dalam ingatan, bagaimana umat Islam sontak bersatu padu dalam aksi bela Islam. Aksi 212 membungkam banyak mulut. Mempermalukan banyak pihak. Memutarbalikkan aneka prediksi. Menjungkirbalikkan situasi. Widihh…

Gini ceritanya. Banyak yang meragukan, jumlah massa 212 bakal lebih banyak dari aksi 411. Nyatanya, berkali-kali lipat. Sebelumnya, aparat melarang aksi dilakukan di jalanan ibukota, suruh dipusatkan saja di Monas. Nyatanya, Monas luber, akhirnya tumpah-tumpah pula ke jalanan ibukota yang tadinya dilarang.

Aparat berwenang juga melarang kendaraan umum mengangkut umat Islam yang mau ke Jakarta. Nyatanya, peserta rela jalan kaki. Bahkan, militansi mujahid Ciamis yang menempuh ratusan kilometer membakar semangat mujahid kota lain yang juga memutuskan long march. Seperti Bogor, Depok, Serang, dan sebagainya. Banyak tokoh koar-koar salat Jumat di jalanan nggak sah, nyatanya presiden dan wakilnya, termasuk menteri agama ikut gabung salat bersama. Muka simpen di bantal aja, deh! Malu berat.

Begitulah. Rencana Allah itu indah. Selama membela kebenaran, nggak usah takut dengan segala makar. Maka, moment itu benar-benar resmi jadi perekat umat Islam. Menyatukan banyak golongan. Membangkitkan ghiroh keislaman. Menggetarkan jiwa. Sekaligus, menggentarkan musuh.

Dan, keindahan pasca aksi akbar itu masih terus bergaung hingga kini. Misalnya, umat Islam jadi melek media atau punya media awarness. Aksi 212 sukses membuka kedok, mana media yang berpihak pada Islam dan mana yang anti-Islam.

Umat terbuka mata, bahwa selama ini, media mainstream kerap nggak adil memberitakan fakta tentang umat Islam. Penuh dusta dan cap negatif. Penuh rekayasa dan monsterisasi. Maksudnya, menciptakan opini bahwa umat Islam itu buruk. Keraslah, tidak toleranlah, dll.

Tapi, umat sekarang udah cerdas. Bisa memilah-milah, mana opini yang bener dan mana yang menyesatkan. Hasilnya, umat juga mulai punya sikap. Misalnya, memboikot media yang tidak pro-Islam. Dan bahkan menggelorakan semangat agar umat Islam memiliki media sendiri untuk membangun opini. Bagus.

Perang di Dunia Maya

Saat ini, peran media dalam membangkitkan umat udah nggak bisa ditawar-tawar lagi. Di era teknologi informasi ini, kemampuan umat Islam tidak hanya diuji di ranah fisik. Ya, tuntutan untuk jihad secara nyata berupa perang melawan musuh-musuh Islam belum bisa ditegakkan seluruh umat Islam. Hanya warga muslim di negara-negara konflik yang dijajah negara kafir saja yang berpotensi mati syahid. Seperti warga Palestina, Syuriah, Myanmar, dll.

Di Indonesia yang belum menerapkan sistem Islam, belum bisa memenuhi panggilan jihad memanggul senjata. Saat ini, perang di media menjadi keniscayaan. Maka, sembari tetap menyiapkan kekuatan fisik, umat Islam harus menguasai kekuatan digital.

Alhamdulillah, berkat kesadaran akan pentingnya dakwah melalui media, dengan izin Allah, sudah terwujud tentara-tentara cyber yang siap gerilya di dunia maya. Meruntuhkan opini-opini menyesatkan yang dibangun media masinstream, maupun digelorakan musuh-musuh Islam melalui akun-akun kloningnya. Merekalah cyber army harapan umat.

Kekuatan mereka tidak bisa disepelekan. Meski berbekal cuitan, status atau komentar ala kadarnya di media sosial, nyatanya kekompakan umat Islam berhasil meruntuhkan makar para musuh Islam. Contoh nyata adalah keberhasilan propaganda boikot media sekuler. Betapa besar dampak yang dirasakan. Umat Islam mayoritas negeri ini, tak sudi lagi menonton tayangan media tersebut.

Dan tak kalah dahsyat, boikot produk roti yang secara sepihak lantang mengaku tak mendukung aksi umat Islam. Padahal umat Islam adalah konsumen terbanyak mereka selama ini. Sungguh tidak tahu terima kasih. Kini, rasakan hukuman dari umat Islam yang kompak menyatakan putus hubungan dengan roti tersebut. Dikira roti enak cuma doi yang punya? Huh!

Kuasai Teknologi

Nah, kamu-kamu, ya, kamu, yang masih remaja dan calon pemimpin harapan bangsa. Kamulah masa depan penguasa teknologi informasi. Jangan sampai gaptek, ya. Jadikan akun-akun media sosial yang kamu punya sebagai ajang dakwah. Jadilah cyber army yang cetar membahana. Tampaknya sepele dan sedikit kontribusi jari jemarimu, tapi kamu tak pernah tahu, dampaknya luar biasa bagi kebangkitan umat Islam.

Tentu saja, supaya bisa jadi cyber army yang benar dan terarah, kamu musti banyak-banyak belajar. Bekali akal dengan pemahaman Islam yang mendalam. Belajar mencermati fakta dan menganalisanya. Nggak usah takut menyampaikan kebenaran. Lama-lama kamu pasti bisa dan biasa.

Kuncinya, jangan malas ngaji. Terus benahi kepribadian Islam kamu. Sebab, tanggung jawab masa depan Islam kelak di tanganmu. Termasuk tanggung jawab memikul dakwah, wa bil khusus dakwah melalui media. Melalui aktivitas dakwah yang intensif, baik offline maupun online, umat Islam bakal sukses memboikot ide-ide sesat.

Sumber : Majalah D’Rise edisi Januari

(fauziya/muslimahzone.com)

No Responses

Leave a Reply

Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Hati-hati Merusak Kebahagiaan Orang Lain Tanpa Sadar
Berhenti Menghujat Saudara Sendiri di Sosial Media
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme
Kerap Terlupakan Orangtua Mendidik Adab Anak
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Jika Telah Caesar 3x, Apakah Boleh Steril/Tubektomi?
Sharing : Melahirkan Hanya 3 Kali Mengejan
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk