Geger Nikah Siri Online

MuslimahZone.com – Semakin canggih teknologi, semakin kacau saja polah tingkah manusia saat ini. Beginilah efek perkembangan teknologi dalam sistem sekuler. Kemajuan ilmu dan teknologi yang seharusnya dapat meninggikan peradaban, yang ada justru memperparah kerusakan.

Dengan dalih menghindari zina, jasa menikah secara agama marak diiklankan di dunia maya. Di kawasan Jawa Barat, situs online yang menawarkan jasa nikah kontrak mulai marak. Para penikmat libido pun berlomba menggunakan situs tersebut. Sebab, mereka tidak perlu repot menikahi pasangannya di Kantor Urusan Agama (KUA). Sistem pernikahan siri online ini biasanya dilakukan tanpa harus bertatap muka secara lansung, cukup melalui saluran telepon dan atau video call pun pengantin bisa melangsungkan pernikahan siri. Selain itu, penyedia jasa Nikah Siri Online juga mempersiapkan wali mempelai perempuan, memfasilitasi penghulu, saksi, dokumentasi dan surat keterangan menikah. Untuk fasililtas ini penyedia jasa di situs online itu memasang tarif Rp 2 jutaan.

Sangat disayangkan bahwa Menteri Agama hanya berkomentar soal kerugian akibat nikah siri (tidak dicatatkan). Padahal, kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya sekedar dicatat atau tidaknya pernikahan. Negara seharusnya memberi pegangan jelas bagi rakyat terkait dua hal: (1) boleh tidaknya ini dilakukan sesuai fiqih nikah, (2) bila diduga bahwa ini hanya modus baru prostitusi harus segera ditindak pelaku-pelakunya dan ditutup situs yang menawarkan jasa nikah online tersebut.

Pernikahan semacam ini jelas merupakan fenomena serupa kawin kontrak. Dan Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Wahai manusia, dulu aku pernah mengizinkan kalian untuk melakukan kawin kontrak (mut’ah). Dan sesungguhnya Allah telah mengharamkannya hingga Hari Kiamat…” (HR. Muslim).

Selanjutnya, nikah siri sendiri dalam hukum Islam sebenarnya dibolehkan apabila memenuhi rukun-rukun pernikahan yang digariskan oleh Allah SWT. Adapun rukun-rukun pernikahan adalah sebagai berikut: (1) wali, (2) dua orang saksi, dan (3) ijab qabul. Jika tiga hal ini telah dipenuhi, maka pernikahan seseorang dianggap sah secara syariat walaupun tidak dicatatkan dalam pencatatan sipil. Dalam berlangsungnya ijab dan qabul (antara mempelai laki-laki dan wali dari mempelai perempuan), disyaratkan dalam satu majelis atau tempat, sehingga fakta nikah online tidak bisa memenuhi syarat tersebut. Syarat ijab qabul harus dalam satu majelis karena hukum majelis merupakan hukum kondisi akad (An-Nabhani, 2003). Sehingga secara hukum Islam, pernikahan siri melalui media online tanpa ada kesatuan majelis adalah tidak sah.

Ini hanyalah sedikit penampakan dari kerusakan yang terjadi di sistem sekuler (memisahkan agama dari kehidupan). Yang mengakibatkan gaya hidup masyarakat yang bebas (liberal) dan jauh dari nilai syariat. Adanya liberalisasi pemikiran dan budaya menjadikan kaum muslimin mengagungkan nilai kebebasan yang dianut bangsa Barat, seperti bergonta-ganti pasangan, pergaulan bebas, perzinahan, dan sebagainya. Kita perlu camkan sabda Nabi Muhammad SAW,

“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah dua lubang, yaitu mulut dan kemaluan.” (HR Tirmidzi).

Kondisi seperti ini akan terus berlanjut jika sistem sekuler tidak segera kita hempaskan. Hanya sistem pemerintahan Islamlah yang akan dengan tegas melindungi rakyatnya dari berbagai kerusakan. Salah satunya adalah nikah siri online semacam ini. Allahu a’lam.

Oleh: Kholila Ulin Ni’ma (Pendidik di Sekolah Alam Mutiara Umat Tulungagung, Alumni Pascasarjana IAIN Tulungagung)

(fauziya/detikislam/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga