Fitnah Akhir Zaman itu Semakin Nyata

Oleh : Fardhila Sheli

Muslimahzone.com – Dulu pikiran saya ndak nyampek, bagaimana mungkin orang bisa percaya pada Dajjal yang awalnya mengaku Nabi, lalu mengaku Tuhan. Masa iya muslim banyak yang ngikut wong jelas-jelas dalam agama Islam diajarkan bahwa Nabi terakhir adalah Nabi Muhammad dan kita tak bisa melihat Tuhan sebelum mati. Rasanya semua sepakat itu.

Ooh sekarang saya paham. Sangat mungkin. Fitnah di zaman sekarang sudah mampu membuat hal yang jelas halal menjadi samar. Yang jelas haram pun samar. Syubhat dimana-mana. Yang dulunya sudah tak ada perselisihan, sekarang jadi persoalan. Contohnya saja LGBT. Dulu ummat Islam sepakat keharamannya. Sekarang? Banyak yang menghalalkannya bahkan pakai dalil Al-Quran dan “tafsir”. Lalu yang masih tidak sepakat pun “dipaksa” sepakat dengan dalil “baru” bernama HAM. Memilih untuk LGBT merupakan hak yang harus dihargai dan dihormati. Melarang pernikahan sesama jenis merupakan bentuk diskriminasi terhadap sekelompok orang. Ternyata begitu halusnya fitnah akhir zaman ini. Hal yang sudah disepakati haram menjadi halal dengan kemasan argumentasi apik nan masuk akal bagi orang awam. Wajarlah jika kemudian banyak yang sepakat.

Dulu pun, ummat Islam sepakat keharaman memilih pemimpin kafir karena Al-Quran menyebutkan keharamannya dengan sangat jelas. Sekarang banyak yang menghalalkannya dengan pemelintiran makna ayat yang dikemas dengan argumentasi canggih. Apalagi yang tetap meyakini haram akan dicap buruk dengan berbagai variabel baru bernama “kebhinekaan”, “pancasila”, “radikalisme”, dan semacamnya. Akhirnya, pemahaman yang keliru tadi terlihat benar dan bijak. Begitulah seterusnya hingga entah sampai berapa banyak ajaran Islam yang berguguran dari dahannya.

Tak mengherankan lagi kalau suatu saat nanti ada yang bilang sholat itu tidak wajib, puasa ramadhan bukan keharusan, minuman beralkohol tak haram, bahkan tak heran pula dengan berbagai argumentasinya, seseorang mampu meyakinkan banyak orang bahwa dirinya adalah Nabi bahkan Tuhan. Tak hanya pandai berkata-kata, bahkan ia memiliki kemampuan menurunkan hujan dari langit, menghidupkan yang mati, menjadi penyelamat yang mampu menyelesaikan berbagai problematika manusia, memiliki segudang kata-kata bijak yang inspiratif, membawa misi perdamaian untuk seluruh dunia, dan berbagai hal menakjubkan lainnya. Bisa dibayangkan, orang punya kemampuan menggandakan uang saja banyak yang ngikuti, apalagi punya keajaiban lebih. Pemimpin ajaran-ajaran sesat seperti Mirza Ghulam Ahmad, Lia Eden, dan lain sebagainya juga banyak yang ngikuti bukan hanya dari kalangan awam tetapi juga akademisi padahal mereka tak memiliki keajaiban seperti Dajjal. Maka tak mengherankan lagi kan sekarang jika Dajjal menjadi sosok yang dikagumi bahkan dirindukan?

Begitu halus si Dajjal ini memalingkan manusia dari Allah dan kebenaran hakiki. Itulah mengapa ia disebut oleh Allah sebagai Dajjal (ini hanya istilah, karena dia muncul bukan dengan nama ini) yang secara bahasa bermakna “yang banyak/pandai memanipulasi”. Ia mampu memanipulasi kebatilan menjadi seolah-olah kebenaran. Ia mampu membuat orang beriman menjadi ragu dengan keimanannya. Wajar apabila Rasul memperingatkan umatnya untuk pergi menjauhi Dajjal jika mendengar berita tentangnya bukan malah menemuinya sebab ia memiliki daya pengaruh pemikiran yang kuat.

Sekarang kita bisa lihat fitnah di akhir zaman ini bahkan di saat Dajjal belum keluar. Betapa banyak dajjal-dajjal kecil yang mampu memanipulasi kebatilan dengan kemasan bijaknya dan mampu membuat banyak orang kagum dan mempercayainya.

Semoga kita terhindar dari fitnah akhir zaman dan mati dalam keadaan muslim.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk