Fiqh Pergaulan Tuntaskan di Usia 10 Tahun ?

Muslimahzone.com – Sejak anak usia mumayyiz belum mimpi atau haidh, anak disyariatkan ketika masuk kamar (hayatul khos) orang tuanya wajib meminta izin di tiga waktu aurat, sebelum subuh, sebelum zuhur dan bada isya. Juga anak usia 7 tahun sudah dipisahkan tempat tidurnya dan tidak boleh satu selimut, ini adalah perkara ijtimaiyyah (pergaulan).

Dari sini saya memahami bahwa anak usia mumayyiz sudah punya kecenderungan seksual dan harus dibatasi interaksinya dan dibatasi dalam perkara aurat.

Seiring dengan perkembangan usia anak, ketika menginjak 8-9 tahun anak sudah mulai perhatian terhadap penampilan dirinya, bersolek, berdandan, memperhatikan posisi rambut, pilihan kerudung dan sebagainya. Ingatlah, itu gejala yang hendak dia tunjukkan ke lawan jenisnya dan semua itu perkara naluriyyah, wajar dan alami serta normal. Maka disinilah pentingnya anak diberikan fiqh pergaulan dalam islam. Tentunya sesuai kebutuhan dia saat itu, seputar melihat lawan jenis, aurat, interaksi laki dan perempuan, khalwat, ikhtilath, infishal dan sebagainya.

Adapun seputar fakta yang dia lihat tentang pemerkosaan misalnya, jelaskan dengan benar dengan bahasa fiqh, bunda bisa mulai dengan fiqh haidh atau fiqh ihtilam hingga terkait dengan alat reproduksi dalam pelajaran sains basis aqidah islam. Menjelaskan lahirnya seorang manusia dari rahim ibu dan sebagainya. Hingga ada waktunya bagaimana kejahatan bisa dilakukan oleh orang yang tidak beriman, seperti berzina termasuk pemerkosaan.

Jelaskan secara detail, rinci, ilmiah dan basis aqidah. Bila kita tidak jelaskan nanti dia mencari tahu ke orang lain dimana belum tentu memberikan jawaban yang benar.

Seorang ibu tangguh harus siap memberikan jawaban terhadap segala pertanyaan anak.

Usia 10 tahun adalah usia menjelang baligh tahap 1, biasanya terjadi pada anak perempuan bahkan ada yang usianya 10 th sudah haidh, karenanya ijtimaiyyah ini sudah harus tuntas diberikan dan sangat memungkinkan bisa dicerna anak, tidak ada keraguan bagi kita untuk menyampaikannya.

Oleh : Yanti Tanjung, Penulis Buku Parenting ‘Menjadi Ibu Tangguh’

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga